Buaksib.com – Sebuah pengakuan dibuat oleh Gabriel Martinelli. Penyerang muda Arsenal tersebut mengakui bahwa dirinya sempat empat kali trial di Manchester United. Namun, dari keempat usaha yang telah ia lakukan tersebut, Setan Merah tidak juga memberikan tawaran kontrak kepada dirinya.

Gabriel Martinelli, Empat Kali Trial di MU Tapi Selalu Gagal
Gabriel Martinelli

 

Gabriel Martinelli merupakan salah satu pemain muda potensial yang saat ini dimiliki Arsenal. Ia diboyong dari klub kasta kedua Brasil, Ituano dengan mahar transfer yang cukup murah, 6 juta Pounds.

Kendati demikian, pemain berusia 18 tahun tersebut justru mampu tampil mentereng di Arsenal. Ia telah mengemas 10 gol dan empat assist bagi The Gunners di musim ini. Alhasil, ia pun menjadi idola baru publik Emirates Stadium, apalagi dengan usianya yang masih belia.

Martinelli mengakui bahwa ia sebenarnya berpotensi menjadi pemain Manchester United di masa lalu. “Klub saya, Ituano memiliki kerjasama dengan Manchester United,” buka Martinelli kepada FourFourTwo.

Martinelli Sempat Latihan Bersama

Gabriel Martinelli menyebut bahwa ia sempat empat kali melakukan trial di Manchester United. Ia bahkan sempat bertemu dengan beberapa bintang Setan Merah kala itu.

“Kerjasama antara Ituano dan Manchester United membuat saya bisa pergi ke sana setiap tahun. Saya empat tahun beruntun pergi ke sana, untuk berlatih dengan pemain-pemain seusia saya.”

“Pengalaman itu sangat bagus karena saya bisa mencicipi sepakbola Inggris. Saya juga bertemu dengan Marouane Fellaini, Patrice Evra, serta Paul Pogba dan saya juga berfoto dengan mereka.”

Lebih lanjut, Martinelli mengaku bahwa ia tidak cukup beruntung selama empat kali mengikuti trial di Manchester United. Ia menyebut bahwa dirinya sama sekali tidak mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan skuat Setan Merah.

“Dari empat kali trial itu, mereka [United] tidak memberikan saya tawaran. Jadi saya kembali ke Ituano dan bekerja keras di sana,” ujarnya.

Kini, Martinelli menjadi bagian dari skuat Arsenal yang notabene adalah salah satu rival Manchester United di Premier League. Ia mungkin merasa sangat bersyukur akhirnya bisa menjadi salah satu pemain di salah satu kompetisi paling bergengsi di dunia tersebut. Bahkan, di bawah asuhan Mikel Arteta, ia mulai menjadi pemain reguler sehingga kian mengasah kemampuannya.