Buaksib.com – Manchester United masuk ke dalam jajaran 12 klub yang akan berpartisipasi dalam ajang European Super League. Namun, keikutsertaan mereka ini tidak mendapatkan restu dari salah satu legenda mereka, Rio Ferdinand. Bahkan, mantan bek Timnas Inggris ini mengaku sangat malu apabila Setan Merah benar-benar turut andil dalam ajang yang disebut-sebut bakal menyaingi Liga Champions ini.

European Super League
Big Six Premier League yang bergabung dengan European Super League

 

European Super League sedang menuai kontroversi belakangan ini. Semua bermula ketika UEFA dan FIFA dengan tegas menolak kompetisi tersebut. Tidak hanya itu, mereka juga mengancam memberi hukuman berat untuk klub yang berpartisipasi di ajang ini.

Kompetisi ini pada awalnya ditujukan sebagai tandingan Liga Champions. Pada tahun 2019 lalu Presiden Real Madrid, Florentino Perez sempat mengkritik wacana ini. ESL rencananya hanya akan digelar di tengah pekan.

Dengan begitu, para kontestan masih bisa mengikuti ajang domestik yang masih dianggap sebagai nyawa klub. Namun, UEFA mengancam akan menghapus keikutsertaan klub di liga domestik apabila mereka terlibat di European Super League.

European Super League = Perang Terhadap Sepakbola

Satu hal yang dikritik dari ajang European Super League adalah segi ‘eksklusif’-nya. Sebab, hanya klub-klub papan atas saja yang boleh berpartisipasi. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan Liga Champions yang memperbolehkan tim apapun untuk ikut serta selama berprestasi di kancah domestik.

Rio Ferdinand adalah salah satu sosok yang paling menentang ajang ini. Di matanya, European Super League hanya akan membuat klub kaya menjadi semakin kaya.

“Ini adalah perang terhadap dunia sepakbola, ini aib dan memalukan. Dan itu bertentangan dengan segala hal yang berkaitan dengan sepakbola,” ujar Ferdinand kepada BT Sports.

“Ini adalah toko yang tertutup buat para petinggi dan ini benar-benar hanya berkaitan dengan satu hal yaitu uang. Yang kaya akan semakin kaya dan yang lainnya tidak dipertimbangkan,” lanjut pria yang kini berprofesi sebagai pandit itu.

Mantan klub Rio Ferdinand, Manchester United merupakan salah satu klub berstatus ‘Big Six’ di pentas Premier League. Ferdinand sendiri tidak menutupi rasa malunya melihat eks timnya itu ambil bagian di European Super League.

“Saya malu. Ada begitu banyak hal yang dilemparkan kepada sang pemiliki selama beberapa tahun terakhir. Tapi situasi ini sekarang -menjadi bagian dari grup yang hendak memisahkan diri dan membiarkan semua orang mati -itu memalukan,” tambahnya.

“Saya sukar memercayainya dan saya minta maaf. Saya adalah fans Manchester United, saya mencintai klub ini tapi saya tidak bisa diam dan mendukung hal seperti ini sama sekali,” tandasnya.