Buaksib.com – Legenda Manchester United, Roy Keane memberikan komentarnya terkait aksi protes fans Setan Merah, Minggu (02/05). Menurut Keane, aksi protes dengan menerobos stadion Old Trafford itu terjadi karena sudah merasa muak dengan pemilik klub saat ini yaitu keluarga Glazer.

Fans Manchester United
Aksi protes yang dilakukan oleh sekelompok fans Manchester United

 

Manchester United sebenarnya dijadwalkan untuk bertemu dengan Liverpool pada pekan ke-34 Premier League musim 2020/21, Minggu (02/05). Namun, laga tersebut terpaksa ditunda karena aksi protes yang dilakukan oleh sekelompok fans Setan Merah.

Tidak hanya menggelar aksi protes, para fans tersebut juga melakukan tindakan menjurus anarkis. Mereka nekat menerobos masuk ke stadion Old Trafford. Setelah berhasil masuk, sejumlah fans terpantau melakukan aksi tidak terpuji seperti melukai petugas keamanan, mengambil bola, naik ke atas gawang, hingga melempar suar ke tribun media.

Fans Manchester United Sudah Muak

Aksi tersebut turut dikomentari oleh mantan kapten MU, Roy Keane. Ia menilai aksi menerobos stadion Old Trafford itu merupakan wujud dari habisnya kesabaran mereka. Roy Keane mengatakan para fans itu sudah tidak tahan lagi melihat kelakuan keluarga Glazer. Pasalnya, selain gagal membawa gelar juara liga sejak tahun 2013, sang pemilik juga dinilai serakah lantaran ikut dalam proyek European Super League.

“Itu telah mencapai titik kritis bagi para penggemar Manchester United. Mereka sudah merasa muak,” ujar Keane kepada Sky Sports.

“United memiliki beberapa fans terbaik di dunia. Kami telah melihat hari ini bahwa mereka berpikir sudah merasa cukup dengan pemilik klub,” sambungnya.

Pihak Premier League juga turut memberikan reaksi atas kejadian tersebut. Mereka memutuskan untuk menunda laga antara Manchester United vs Liverpool sampai waktu yang belum ditentukan.

“Menyusul pelanggaran keamanan di Old Trafford, pertandingan Manchester United vs Liverpool ditunda,” buka pernyataan resmi dari pihak Premier League.

“Ini adalah keputusan kolektif dari polisi, klub, liga Inggris, dan otoritas lokal.”

“Keamanan dan keselamatan semua orang di Old Trafford tetap menjadi yang terpenting.”

Premier League juga mengutuk keras aksi protes dengan kekerasan dan perusakan yang dilakukan oleh sekelompok fans Manchester United. Selain itu, mereka juga menyayangkan karena para fans tersebut tidak mematuhi protokol kesehatan terkait pandemi COVID-19.

“Kami memahami dan menghormati kekuatan perasaan tetapi mengutuk semua tindakan kekerasan, kerusakan kriminal, dan pelanggaran aturan terkait COVID-19.”

“Kami bersimpati dengan polisi dan pelayan yang harus menghadapi situasi berbahaya yang seharusnya tidak mendapat tempat dalam sepakbola.”