Buaksib.com – Manchester United kembali mendapatkan protes atas performa buruk mereka di musim ini. Sejumlah fans Setan Merah melakukan aksi demonstrasi di markas latihan tim pada Jumat (15/04) pagi waktu setempat. Bahkan pihak klub sampai harus memanggil pihak kepolisian untuk mengamankan jalannya aksi.

Fans Manchester United Demo
Fans MU melakukan aksi protes di Carrington

 

Dalam aksi unjuk rasa itu, para fans membentangkan sejumlah spanduk yang bertuliskan ‘Glazer Out’ hingga ‘Memalukan, tak layak memakai kostum’. Beberapa oknum bahkan nekat untuk menyalakan flare berwarna merah untuk mengekspresikan kekecewaan mereka.

Berikut pernyataan resmi dari Manchester United.

“Ada protes kecil dan damai di luar markas latihan Carrington hari ini. Kami menghormati opini para fans dan tetap berkomitmen untuk memperkuat ikatan kami dengan mereka,” tulis pernyataan resmi klub.

Untuk mengamankan jalannya aksi demonstrasi ini, Manchester United pun menambah jumlah petugas keamanan dan memanggil pihak kepolisian untuk datang ke markas latihan mereka.

Respons Manajer Manchester United, Ralf Rangnick

Aksi tersebut juga turut mengundang komentar dari manajer Setan Merah, Ralf Rangnick. Ia mengaku sangat memahami alasan para fans sampai harus melakukan aksi unjuk rasa.

“Kita semua tahu sepakbola adalah permainan gairah dan emosi, kita semua bisa mengerti,” ujar Rangnick.

“Saya dapat memahami bahwa para pendukung kami kecewa dengan posisi kami di klasemen dan penampilan yang kami tunjukkan di Everton. Setidaknya setelah kami kebobolan gol pertama.”

“Tapi saya masih percaya pendukung kami adalah salah satu yang terbaik. Jika bukan yang terbaik, di Inggris dan selama mereka melakukan protes itu dengan cara damai dan mendukung tim di stadion, mereka memiliki hak untuk mengungkapkan pendapat mereka. Saya bisa mengerti bahwa mereka kecewa,” tutup sang manajer.

Manchester United saat ini menghuni posisi ketuju di klasemen sementara Premier League. Mereka telah mengoleksi 51 poin dari 31 pertandingan, terpaut enam poin dari Tottenham Hotspur di peringkat keempat. Situasi ini membuat Setan Merah diprediksi bakal kesulitan untuk finish empat besar yang membuat mereka akan absen di Liga Champions musim depan.