Buaksib.com – Induk sepakbola Inggris, FA sudah mengambil keputusan terkait kasus Edinson Cavani. Mereka mendakwa bomber Manchester United itu bersalah atas unggahan di sosial media pribadinya.

Edinson Cavani
Selebrasi Edinson Cavani usai cetak gol ke gawang Southampton

 

Unggahan sosial media yang dimaksud adalah postingan sang bomber setelah laga antara Southampton vs Manchester United beberapa pekan lalu. Kala itu Edinson Cavani mencetak dua gol sekaligus membawa timnya comeback dan mengakhiri laga dengan kemenangan 2-3.

Sebagai ekspresi kegembiraannya, Cavani mengunggah Insta Story dalam bahasa Spanyol. Namun, postingan tersebut apabila diterjemahkan agak berbau rasisme. Sang bomber pun menyadari hal ini dan menghapusnya hanya beberapa menit setelah diunggah.

Kendati sudah dihapus, unggahan Edinson Cavani sudah terlanjur tersebar dan tercium oleh FA. Otoritas tertinggi sepakbola Inggris itu pun mendakwa Cavani bersalah karena unggahan tersebut.

Hukuman Berat Menanti Edinson Cavani

Berdasarkan pernyataan resmi FA, Edinson Cavani bersalah karena melanggar peraturan FA nomor E3.1. Pemain asal Uruguay tersebut dinilai telah mengunggah komentar yang bernada menghina, kasar, dan tidak pantas melalui akun media sosialnya. Oleh karena itu, ia terancam hukuman larangan bertandingan selama tiga laga jika ia tidak mengajukan banding.

FA sendiri memberikan kesempatan banding, baik kepada Edinson Cavani maupun kubu Manchester United selaku klub yang menaunginya. Mereka memberi batas waktu hingga 4 Januari 2021 untuk mengajukan banding atas dakwaan tersebut.

Pihak Manchester United sendiri dikabarkan masih mempertimbangkan, apakah akan mengajukan banding atau tidak. Di sisi lain, sang bomber memang baru pulih dari cedera yang dialaminya. Ia diyakini bisa bermain untuk skuat Setan Merah dalam waktu dekat.

Apabila Edinson Cavani harus absen sampai tiga pertandingan, ini jelas menjadi kehilangan besar bagi Ole Gunnar Solskjaer. Sebab, pemain berusia 33 tahun tersebut menjadi alternatif ketika Anthony Martial ‘macet’ mencetak gol. Sejauh ini mantan pemain Paris Saint-Germain itu telah terbukti masih cukup produktif. Ia telah mencetak tiga gol dan satu assist selama berseragam Manchester United di musim 2020/21 ini.

Selain menjadi alternatif di sektor penyerangan, peran Cavani di luar lapangan juga cukup besar. Ia bisa menjadi mentor bagi deretan bomber muda Setan Merah seperti Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood.