Buaksib.comPSSI langsung mengambil tindakan cepat untuk menangani cedera yang dialami gelandang Timnas Indonesia U22, Evan Dimas. Sesampainya di Indonesia, pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut akan dibawa ke Rumah Sakit Royal Proggress, Jakarta untuk menjalani MRI (Magnetic Resonance Imaging).

Evan Dimas akan Dibawa ke Jakarta Untuk Scan MRI
Evan Dimas setelah menerima medali perak menggunakan kursi roda.

 

Seperti yang diketahui, Evan Dimas mengalami cedera di kaki kirinya setelah dilanggal oleh pemain Vietnam U22, Doan Van Hau, ketika kedua tim bertanding di laga final SEA Games 2019. Kemudian, rombongan Timnas Indonesia U22 akan kembali ke Indonesia pada Rabu, (11/12/2019) malam nanti.

“MRI untuk mendiagnosa kecurigaan kami pada antero talo vibular ligamen [atfl ankle sinestra kiri]. Setelah kita mengetahui, kita akan mengambil langkah terapi,” ucap Dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi.

“Kita juga akan melakukan scan x-ray engkel kiri untuk mengetahui apakah ada kelainan sekitar tulang ankle kiri,” lanjutnya.

Evan Dimas akan Absen

Jika setelah dicek tidak ada cedera serius, maka Evan bisa sembuh lebih cepat dengan proses terapi dan fisio. Untuk saat ini, kemungkinan sang pemain gelandang tersebut akan absen sekitar tiga minggu.

“Mudah-mudahan cederanya tidak terlalu parah sehingga penyembuhannya bisa cepat,” tambah sang dokter.

Sedangkan itu, laga final SEA Games 2019 berakhir dengan kekalahan yang cukup menyakitkan dengan skor 0-3. Hasil tersebut membuat tim Garuda Muda harus puas membawa pulang medali perak .

Kegagalan Ketiganya di SEA Games

Cedera yang diterima Evan Dimas mengharuskannya melakoni prosesi pengalungan medali dengan duduk di kursi roda. Tak hanya cederanya, raut wajah Evan  juga terlihat kecewa dengan kegagalan Timnas Indonesia U22 meraih medali emas di SEA Games 2019.

Sebab, kekalahan ini menjadi ketiga kalinya Evan Dimas gagal mendapat medali emas di ajang SEA Games.

Seperti yang kita ketahui, eks kapten Timnas Indonesia U19 tersebut sudah eksis di ajang SEA Games sejak 2015, kemudian 2017. Di dua edisi tersebut, Evan Dimas dengan tim Merah Putih harus menyelesaikan pertandingan di peringkat keempat dan meraih medali perunggu.