Buaksib.com – Kapten Manchester City, Fernandinho memberikan komentarnya terkait penundaan European Super League (ESL). Menurutnya, tersendatnya kompetisi tandingan Liga Champions itu merupakan sebuah kemenangan besar bagi sepakbola.

Fernandinho ESL
Fernandinho

 

European Super League (ESL) digagal oleh 12 klub top Eropa. Enam di antaranya berasal dari Inggris, yaitu Manchester City, Manchester United, Chelsea, Arsenal, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.

Tapi, baru beberapa hari sejak diresmikan, proyek ini tidak berjalan dengan mulus. Ada begitu banyak pihak yang menentang kompetisi ini, mulai dari FIFA, UEFA, legenda klub, hingga para fans masing-masing klub.

Hal ini membuat keenam klub Premier League langsung mundur dari gelaran ESL. Keputusan ini menjadi cikal bakal kolapsnya ESL karena setelah itu satu per satu peserta lain juga turut mengundurkan diri.

Fernandinho cs Tidak Dukung ESL

Fernandinho turut angkat bicara terkait kompetisi European Super League. Ia mengaku pada awalnya sempat terkejut dengan kemunculan ESL ini.

“Ini gila. Pada hari Senin, Liga Super ini keluar, kami sedikit terkejut,” ujar Fernandinho pada Sky Sports.

Ia lantas mengatakan tidak mendukung gelaran ESL tersebut. Demikian juga rekan-rekan setimnya di Manchester City, maupun orang-orang yang mencintai sepakbola.

“Kami tidak mengharapkan itu tetapi, pada akhirnya, saya pikir akal sehat adalah hal yang benar untuk dilakukan. Saya pikir semua orang yang mencintai sepakbola tidak mendukung Liga Super ini, termasuk para pemain di klub kami,” sambungnya.

Fernandinho merasa senang karena proyek ESL itu tersendat. Ia juga mengatakan tersendatnya proyek tersebut merupakan kemenangan besar bagi sepakbola.

“Kami sangat senang sekarang karena semuanya berbalik dan semua orang yang mencintai sepakbola tenang. Yang pasti, kami senang karena pada akhirnya sepakbola menang,” tegas Fernandinho.

Manchester City sendiri merupakan tim pertama di Premier League yang mundur dari European Super League. Namun demikian, Fernandinho tidak bisa terus merasa bahagia karena presiden Real Madrid, Florentino Perez mengaku masih akan terus berusaha agar membuat proyek ESL ini berjalan.

Sebelumnya, klub-klub peserta ESL mendapat ancaman akan dicoret keikutsertaannya dari ajang di bawah naungan UEFA dan FIFA. Dengan demikian, mereka tidak akan lagi berlaga di liga domestik hingga Liga Champions Eropa mulai musim depan. Namun, keputusan untuk hengkang dari ESL nampaknya akan membuat sanksi tersebut ditangguhkan.