Buaksib.com – Akhir-akhir ini Eduardo Camavinga diberi kesempatan untuk ambil bagian di pertandingan yang diikuti Real Madrid. Berkat kesempatan tersebut, bakat sang pemain mulai terlihat dan mulai bisa menunjukkan taringnya. Pemain berusia 19 tahun tersebut mampu menunjukkan performa impresif dan ambil bagian dari kemenangan El Real.

Eduardo Camavinga, Calon Andalan Lini Tengah Madrid
Eduardo Camavinga

Pelan tapi pasti, Eduardo Camavinga bisa membuktikan diri jika dirinya merupakan gelandang yang patut diperhitungkan. Bahkan Carlo Ancelotti sudah menganggapnya sebagai calon jenderal lini tengah Real Madrid di masa depan. Badai cedera yang melanda Los Blancos rupanya membawa berkah tersendiri untuk Eduardo Camavinga.

Badai Cedera Membawa Berkah

Klub Spanyol ini membeli Eduardo Camavinga dari Stade Rennais pada tahun 2021 lalu dan menghabiskan dana sebesar 31 juta euro. Hingga paruh kedua musim ini, pemain berusia 19 tahun tersebut kesulitan menembus barisan lini tengah. Bagaimana tidak, dinding yang dibangun oleh trio Casemiro, Modric dan Kroos memang tidak tertembus di Real Madrid.

Baru-baru ini skuad Los Blancos dilanda badai cedera yang melanda beberapa pemain penting klub tersebut salah satunya Toni Kroos. Gelandang berusia 32 tahun tersebut mengalami cedera otot yang mengharuskan absen cukup lama. Cederanya gelandang pakem Real Madrid tersebut rupanya membawa berkah tersendiri untuk Camavinga.

Berkat absennya Toni Kroos dan Federico Valverde yang terserang flu parah, Eduardo Camavinga kini memiliki kesempatan untuk bermain. Carlo Ancelotti menjadikannya sebagai pengganti Kroos di lini tengah Real Madrid saat melawan Real Sociedad. Belum lagi Casemiro juga diskors hingga laga yang akan datang sehingga kesempatan bermain Camavinga semakin terbuka lebar.

Eduardo Camavinga, Calon Jendral Lini Tengah

Sejauh ini sang pemain hanya diberi kesempatan bermain sebanyak 17 kali saja dan hanya 7 kali diturunkan sebagai starter. Meskipun jarang dimainkan, Carlo Ancelotti sangat mengagumi pemain berusia 19 tahun tersebut dikarenakan kesabaran dan keinginannya untuk berkembang. Eduardo Camavinga bisa diduetkan dengan Casemiro namun juga bisa digunakan sebagai pelapis gelandang berusia 30 tahun tersebut.

Dengan usia yang masih 19 tahun dan terikat kontrak dengan El Real hingga tahun 2027 nanti. Los Merengues memang mempersiapkannya sebagai gelandang masa depan klub tersebut. Pasalnya trio Modric, Casemiro dan Kroos kini sudah memasuki usia 30 tahun keatas.

Menurut Carlo Ancelotti, Eduardo Camavinga merupakan gelandang yang berkualitas di usianya yang masih muda. Sang pelatih terus melakukan komunikasi dengan Camavinga untuk perkembangan potensi pemain berusia 19 tahun tersebut. Sang pemain memang merupakan gelandang yang berbakat dan tugas Real Madrid untuk mengembangkannya.

Baru-baru ini Eduardo Camavinga berhasil menunjukkan bakatnya saat Real Madrid meraih kemenangan atas Real Sociedad. Pemain berusia 19 tahun tersebut membuka keran gol Real Madrid melalui gol cantiknya. Hebatnya lagi, gol tersebut dilesakkan dari jarak sangat jauh dan mampu membuat penonton di stadion bergemuruh.

Laga melawan PSG nanti kemungkinan sang pemain akan kembali diturunkan mengingat banyaknya gelandang yang absen. Laga krusial tersebut menjadi kesempatan untuk Camavinga menunjukkan performa terbaiknya. Bukan tidak mungkin Camavinga bisa menghentikan dominasi trio Modric, Casemiro dan Kroos jika terus mampu tampil baik.