Buaksib.com – Bomber Paris Saint-Germain, Edinson Cavani, berpeluang pergi dari Parc des Princes secara gratis. Pasalnya, belum ada indikasi perpanjangan kontrak akan dilakukan kedua belah pihak. Padahal kontrak pemain asal Uruguay ini akan berakhir pada Juni 2020 mendatang.

Belum adanya perpanjangan kontrak membuat Edinson Cavani berpeluang hengkang secara gratis pada Juni 2020
Edinson Cavani

 

Usia Cavani memang sudah tidak muda lagi, 32 tahun, namun ia masih memiliki ketajaman untuk mencetak gol. Dibeli dari Napoli pada Juli 2013 silam, Cavani menjadi mesin gol utama bagi Les Parisiens setelah Zlatan Ibrahimovic hengkang ke Manchester United pada tahun 2016.

Sembilan musim berseragam Paris Saint-Germain, total ia telah memainkan sebanyak 283 laga di semua kompetisi. Dari jumlah penampilannya tersebut, ia mengemas sebanyak 195 gol dan 40 assist. Musim ini, Cavani baru bermain sebanyak tiga pertandingan. Ia harus melewatkan beberapa pertandingan karena mengalami cedera. Dari tiga penampilannya tersebut, ia sudah membukukan 2 goal sejauh ini.

Meski masih cukup produktif, masa depan Edinson Cavani bersama Paris Saint-Germain masih simpang-siur. Kontraknya akan habis pada Juni 2020 mendatang namun hingga kini belum ada sinyal kedua kubu akan menjalin kerjasama dalam waktu yang lebih lama.

Potensi Cavani Hengkang Secara Gratis

Belum adanya kejelasan kontrak bagi Cavani membuat spekulasi bahwa kedua kubu sudah ingin mengakhiri kerja sama yang telah dijalin selama enam tahun. Paris Saint-Germain belum menyodorkan kontrak baru. Di sisi lain, Cavani juga belum meminta perpanjangan kontrak kepada manajemen Les Parisiens.

Apabila perpanjangan kontrak tidak terjadi hingga kontrak Cavani berakhir, maka PSG harus bersiap kehilangan pencetak gol terbanyaknya hengkang secara gratis pada Juni 2020 mendatang. Kabar ini tentu membuat banyak klub bersiap untuk memboyong mantan pemain Napoli tersebut. Beberapa klub yang dikabarkan meminati jasa pemain berusia 32 tahun tersebut adalah Manchester United dan Inter Miami, klub MLS milik mantan bintang Timnas Inggris, David Beckham. Selain itu, Inter Milan juga dikabarkan bersedia untuk menampung sang bomber.

Namun, apabila Paris Saint-Germain tidak ingin kehilangan Cavani secara gratis, mereka harus menjualnya pada bursa transfer Januari 2020 mendatang. Saat ini, harga pemain bertinggi 184 cm tersebut berkisar 40 juta Euro.

Manchester United Terdepan

Kehilangan Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez pada bursa transfer musim panas 2019 kemarin ternyata membawa dampak buruk bagi Manchester United. Produktivitas gol Setan Merah menurun drastis dan harus terseok-seok di Premier League. Hal inilah yang mendasari Solskjaer untuk berburu striker baru pada bursa transfer Januari 2020 mendatang.

Meski dikabarkan sedang mendekati Mario Mandzukic, Solskjaer mungkin juga akan memanfaatkan situasi kontrak Edinson Cavani bersama PSG. Apabila Solskjaer berniat untuk memboyong Cavani, kemungkinan besar hal tersebut tidak akan ia lakukan pada bursa transfer musim panas Juni 2020. Pelatih asal Norwegia tersebut akan memilih merekrut Cavani pada bursa transfer Januari 2020. Hal ini dikarenakan Solskjaer membutuhkan striker baru di paruh kedua musim ini.

The Red Devils harus merogoh kocek cukup dalam untuk pemain yang sudah terbilang ‘tua’. Namun, merekrut Cavani dapat menjadi cara instan untuk mengembalikan produktivitas gol mereka, setidaknya hingga akhir musim ini.