Buaksib.com – Manchester United mengambil langkah ekstrim di hari penutupan bursa transfer musim panas kemarin. Mereka memutuskan untuk merekrut penyerang gaek, Edinson Cavani yang kala itu berstatus bebas transfer alias tanpa klub. Banyak pihak menilai bahwa transfer tersebut adalah langkah panik Setan Merah karena gagal mendapatkan pemain buruan mereka.

Marcus Rashford
Marcus Rashford

 

Selain karena waktu penuntasan transfer sang bomber, usia Cavani juga sudah tidak muda lagi. Pemain asal Uruguay itu sudah berusia 33 tahun sehingga dianggap sudah melewati masa keemasannya. Tapi, di sisi lain skuat muda Manchester United juga membutuhkan sosok ‘senior’ seperti Edinson Cavani.

Sebelumnya Ole Gunnar Solskjaer hanya mengandalkan Anthony Martial sebagai penyerang tengah, ditunjang Marcus Rashford di sektor sayap. Pandangan inilah yang membuat Rashford menilai perekrutan Cavani sebagai langkah yang tepat untuk menjaga persaingan internal dan kedalaman skuat.

Semoga Edinson Cavani Cetak Banyak Gol

Marcus Rashford merasa yakin Edinson Cavani akan meningkatkan persaingan internal di lini serang Manchester United. Hal tersebut diyakini akan berdampak positif pada performa tim di atas lapangan. Baginya, kedatangan Cavani adalah sesuatu yang positif. Pasalnya, sang bomber juga sudah membuktikan diri bahwa ia bisa mencetak banyak gol.

“Sebagai bagian dari lini serang, kedatangan Edinson Cavani adalah sesuatu yang kami tunggu-tunggu,” ujar Rashford kepada Sky Sports.

“Semoga dia datang untuk mencetak banyak gol, sebab dia jelas bisa membantu kami memetik kemenangan dan meraih poin.”

“Dia bisa jadi pemain masif bagi kami di musim ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Marcus Rashford merasa yakin tambahan tenaga Edinson Cavani akan mendorong MU lebih dekat meraih trofi. Tidak ada cara lain, kedalaman skuat sangat penting untuk berjuang meraih gelar.

“Untuk meraih dua sampai tiga trofi semusim, Anda membutuhkan skuat,” lanjut Rashford.

“Itu mustahil jika Anda tidak punya pemain yang bisa mencetak gol dari pekan ke pekan, mustahil tanpa tiga atau empat penyerang dalam satu tim.”

“MU selalu punya empat atau lima penyerang yang bisa mencetak gol kapanpun. Semakin dekat kami dengan itu, semakin besar pula kekuatan kami,” pungkasnya.