Buaksib.com – Liverpool harus lapang dada menerima kekalahan telak empat gol tanpa balas dari Manchester United. Pertandingan itu merupakan laga pra-musim yang digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, pada Selasa (12/07) kemarin.

Darwin Nunez Liverpool Friendly
Darwin Nunez

 

Skuat asuhan Jurgen Klopp tidak menunjukkan permainan terbaik mereka pada laga itu. Pra-musim baru saja dimulai dan Klopp berdalih bahwa pertandingan itu datang terlalu cepat.

Di sisi lain manajer asal Jerman itu menyadari masih banyak yang perlu ditingkatkan dalam permainan timnya pada pramusim kali ini. Liverpool kalah dengan skor besar, namun ia menilai anak asuhnya tidak perlu panik.

Pra-musim baru dimulai, masih ada banyak waktu untuk memperbaiki kesalahan. The Reds tidak perlu panik setelah menelan kekalahan besar dari rival mereka di Premier League.

Pemain Lapis Kedua Liverpool

Jurgen Klopp menurunkan tim lapis kedua pada laga melawan Manchester United kemarin. Barulah pada 30 menit akhir pertandingan ia membuat 10 pergantian pemain dan memasukkan nama-nama besar.

Keputusan Klopp disayangkan karena dinilai terlalu lambat. Seharusnya ia melakukan pergantian pemain saat timnya tertinggal dua gol. Namun, eks manajer Borussia Dortmund itu sepertinya sudah merencanakan pergantian pemain sebelum pertandingan.

Liverpool sejatinya main cukup bagus, namun mereka bermasalah dengan penyelesaian akhir. The Reds mampu mencatatkan 18 tembakan ke gawang Manchester United namun tak satupun yang berbuah menjadi gol.

Pada 30 menit akhir pertandingan, Liverpool main lebih serius setelah memasukkan nama-nama top seperti Fabinho, Darwin Nunez, Andy Robertson, Thiago, Mohamed Salah, dan Virgil van Dijk. Permainan mereka langsung berkembang secara instan.

Sayangnya, dalam momen tersebut mereka justru kebobolan gol keempat. Lini tengah dan barisan bek mereka kecolongan, tidak ada yang mengawal pergerak Eric Bailly.

Darwin Nunez sempat mendapatkan sejumlah peluang, tapi penyelesaian akhirnya belum maksimal. Dia nampak masih berupaya mencocokkan diri dengan gaya main khas Liverpool. Menariknya, Nunez menunjukkan pergerakan khas striker yang tidak dimiliki oleh pemain lain.

Jika melihat performa Nunez pada laga itu, ia dinilai cukup menjanjikan. Penyerang asal Uruguay itu berpotensi jadi ‘predator’ baru di Premier League musim depan.