Buaksib.com – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp kini tengah dihadapkan pada sebuah pilihan dilematis. Ia harus menentukan penyerang yang akan dimainkan pada laga melawan Manchester City akhir pekan nanti. Ada dua nama, Diogo Jota yang kini tengah on-fire atau Roberto Firmino yang selama ini selalu menjadi starter namun sedang ‘melempem’.

Diogo Jota
Diogo Jota

 

Liverpool akan menghadapi salah satu rivalnya dalam perburuan gelar di musim ini, Manchester City. Laga tersebut akan digelar di Etihad Stadium pada Minggu (08/11) malam WIB. Apabila The Reds mampu menaklukan The Citizens, peluang mereka untuk semakin menjauh dari klub asuhan Pep Guardiola itu semakin besar.

Skuat asuhan Jurgen Klopp punya modal bagus untuk menyambangi Etihad Stadium. Mereka baru saja menang telak 0-5 di kandang Atalanta pada matchday ketiga fase grup Liga Champions, Rabu (04/11) dini hari kemarin.

Pada laga tersebut, Diogo Jota menjadi bintang dengan torehan tiga gol alias hattrick. Sementara itu, dua gol lain diciptakan oleh Sadio Mane dan Mohamed Salah. Jota pun terpilih sebagai man of the match malam itu.

Diogo Jota atau Roberto Firmino?

Torehan hattrick tersebut semakin meyakinkan publik bahwa Diogo Jota seharusnya dimainkan sebagai starter lebih sering. Masalahnya, Klopp menyadari peran Firmino sebagai false nine sangat penting dalam skema permainannya.

Klopp tengah dihadapkan pada pilihan dilematis, antara memainkan Jota yang sedang tajam atau menurunkan Firmino agar formasi dan taktiknya tak berubah. Dalam kasus ini, mantan pemain Arsenal, Ian Wright memberikan pendapatnya.

“Performa ‘Bobby’ Firmino dalam hal mencetak gol adalah sesuatu yang harus segera diatasi Liverpool, ujar Wright dalam Premier League Production.

“Dia harus membuat ketiganya bisa melakukannya dan pada sekarang ini, ketiganya bisa melakukan itu. Jadi, saya mungkin akan memainkan dia [jika jadi Klopp],” lanjut Wright.

Pendapat tersebut tidak bermaksud untuk mendiskreditkan Diogo Jota, apalagi menyebut pemain asal Portugal itu tidak lebih baik dari Firmino. Hanya saja, Wright menilai Klopp punya rencana lain di balik perekrutan pemain berusia 23 tahun tersebut.

“Saat mereka merekrut Jota, Anda tidak berpikir ‘buat apa mereka merekrutnya?’ namun berkata, ‘ah saya paham. Saya bisa lihat itu’,” tambahnya.

“Melihatnya dalam tiga pertandingan terakhir, Anda bisa lihat bahwa dia adalah seseorang yang benar-benar akan tampil cemerlang. Dia sungguh akan tampil cemerlang,” pungkasnya.