Buaksib.com – Mantan penjaga gawang Real Madrid, Keylor Navas, kembali buka suara terkait kepindahannya ke Paris Saint-Germain. Pemain berdarah Kosta Rika tersebut masih belum memahami apa yang membuat Real Madrid memilih untuk menjualnya.

Keylor Navas masih belum paham mengapa dirinya dijual oleh Real Madrid
Keylor Navas

 

Peran Navas di bawah mistar gawang Real Madrid mungkin tidak begitu menonjol jika dibandingkan kiper-kiper top seperti David de Gea, Jan Oblak, atau Marc-Andre ter Stegen. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa Navas juga berperan membantu Real Madrid mendominasi Liga Champions beberapa tahun lalu.

Kini Navas telah menjadi andalan klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain. Posisinya di Real Madrid digantikan oleh Thibaut Courtois sebagai kiper utama. Meski demikian, ia mengaku masih belum bisa memahami alasan penjualan dirinya.

Navas Kenang Momen Indah di Madrid

Real Madrid mungkin dapat dikatakan telah mengusir Navas secara halus. Perlakuan itu tentu tidak pantas di terima pemain mana pun. Apalagi, bagi mereka yang telah berjasa memberika tiga gelar Liga Champions secara beruntun. Meski begitu Navas mengaku hanya bisa mengenang kenangan indah bersama Los Blancos, khususnya di bawah asuhan Zinedine Zidane.

“Saya selalu berusaha menjaga kenangan-kenangan indah. Saya punya kenangan indah bersama Zidane, dia banyak melindungi saya dan saya berterima kasih pada kepercayaan dia pada saya,” ujar Keylor kepada Marca.

“Ada banyak hal yang terjadi saat itu dan saya tidak tahu mengapa itu bisa terjadi, tapi pada akhirnya tidak bisa dicegah,” sambungnya.

Sejak meninggalkan Real Madrid, Navas berkesempatan untuk kembali menyambangi Santiago Bernabeu. Ya, timnya saat ini, Paris Saint-Germain, harus bertamu ke markas Real Madrid itu untuk melakoni laga penyisihan grup Liga Champions 2019/2020 beberapa pekan lalu. Di duel sarat gengsi tersebut, Navas mendapatkan sambutan hangat dari fans Los Blancos.

Ternyata ada sebuah cerita menarik sebelum pertandingan tersebut digelar. Ia mengaku hampir saja salah berbelok ke arah area pemain Real Madrid meski akhirnya ia menyadari hal tersebut.

“Sehari sebelumnya, ketika kami berjalan di lapangan, saya hampir saja belok ke kiri [area pemain Real Madrid] tetapi saya berpikir ‘Oh tidak, sisi yang lain’,” lanjut Navas.

“Saya menghargai orang-orang yang bernyanyi untuk saya dan selalu bersyukur atas hal tersebut. Saya telah membuat kesalahan, tetapi mereka selalu mendukung saya,” tutupnya.