Buaksib.com – Dedi Gusmawan rupanya terkejut ketika dia mendapat panggilan untuk bisa bergabung dengan Timnas Indonesia. Pemain lini belakang Semen Padang tersebut awalnya tidak menyangka akan kembali menggunakan seragam Tim Merah Putih.

Dedi Gusmawan Kembali ke Timnas Indonesia
Dedi Gusmawan, penggawa Semen Padang FC.

 

“Jujur, pada awalnya saya kaget mendapat panggilan untuk kembali ke Timnas. Namun, masih tidak menyangka saja masih dipercaya untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia,” ujar Dedi, dalam rilis manajemen Semen Padang.

“Ditambah lagi, kini sudah banyak pemain muda yang bagus,” lanjut sang pemain yang kini berusia 33 tahun.

Meski tak menyangka akan kembali memperkuat Timnas Indonesia, dia tak akan menyia-nyiakan kesempatan yang didapatnya kali ini. Pemain kelahiran Deli Serdang tersebut mengklaim siap mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk tim Garuda.

“Pastinya membela Timnas adalah impian setiap pemain sepak bola. Tentu jika diberi kepercayaan untuk tampil, saya ingin bisa memberikan yang terbaik untuk tim,” jelas Dedi.

“Yang jelas, Dedi Gusmawan menjadi satu dari lima pemain baru yang dipanggil untuk turut memperkuat Timnas Indonesia pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia melawan Malaysia. Laga ini akan dijadwalkan akan digelar di Stadion Bukit Jalil Malaysua, Selasa (19/11/2019).

Dedi Gusmawan Punya Catatan Unik

Meski baru panggilan pertamanya di ajang ini, Dedi Gusmawan bukan yang pertama kali menggunakan seragam timnas Indonesia. Bisa dibilang, dia selalu punya kesempatan untuk bisa memperkuat Timnas Indonrsia.

Terakhir kali, dia dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia tiga tahun yang lalu. Pada saat itu, dia bermain untuk melawan klub asal Myanmar. Pada waktu itu, pelatih Timnas Indonesia masih ditukangi oleh Alfred Riedl.

“Alhamdulillah, rezekinya sejak tahun 2007 dengan beberapa klub yang berbeda namun selalu mendapat panggilan ke Timnas Indonesia. Pada tahun 2007 saat membela PSDS, tahun 2010 saat begabung dengan klub PSPS, lalu pada tahun 2014 bersama Mitra Kukar. Kemudian pada tahun 2016 saat membela Zeyear Shwe dan kini yang terakhir saat membela Semen Padang FC juga masih dipanggil lagi. Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri yang bisa saya rasakan,” tandasnya.