Buaksib.com – Penasehat dari Dayot Upamecano, Thierry Martinez sempat menceritakan kisah menariknya dimana raksasa Liga Premier, Manchester United sebenarnya sudah hampir bisa mendaratkan bek milik RB Leipzig ini di Old Trafford pada tahun 2015 silam.

Gara-gara Tiket Pesawat, Dayot Upamecano Gagal Merapat ke MU
Dayot Upamecano

Dayot Upamecano Bek Idaman

Selama tiga musim terakhir ini, nama Dayot Upamecano diketahui tengah menjadi perbincangan hangat banyak media. Namanya kini tengah naik daun setelah bek asal Prancis yang kini berusia 22 tahun ini mamu memperlihatkan penampilan yang gemilang bersama RB Leipzig. Penampilannya yang solid di lini belakang skuad Die Roten Bullen membuatnya selalu menjadi pilihan utama dari pelatih Julian Nagelsmann.

Selain itu berita yang semakin melambungkan namanya karena Dayot Upamecano dalam satu tahun terakhir ini kerap dikaitkan dengan Manchester United. Salah satu klub kaya raya di Inggris ini sangat menginginkan jasa sang pemain dan berniat mendaratkannya di Old Trafford. Namun perburuan mereka mengalami kendala setelah Bayern Munchen resmi mendapatkan tanda tangan pemain muda asal Prancis ini.

Meski demikian Martinez mengungkapkan jika jauh sebelum ini, Manchester United hanya tinggal selangkah lagi mendapatkan jasa Dayot Upamecano. Kepada So Foot, Martinez menuturkan saat itu ada seorang perantara bertemu dengannya untuk bisa mendapatkan Dayot yang kala itu masih berusia 16 tahun.

Ingkar Janji

Lebih lanjut Martinez menuturkan jika saat itu sang perantara memberinya sebuah penawaran yang sangat menggiurkan. Namun tanpa sebab yang jelas, penawaran tersebut berubah dan tidak sesuai dengan negosiasi di awal. Sebelumnya sudah banyak yang dibahas antara Martinez dan sang perantara yang intinya membahas masa depan Dayot Upamecano.

Namun serangkaian tawaran menggiurkan ini malah jauh dari kesepakatan yang sudah terjalin sebelumnya. Sebagai contoh sebelumnya sang pemain dijanjikan akan mendapatkan apartemen sendiri. Namun tiba-tiba keputusan berubah sehingga memaksa Dayot untuk tinggal bersama keluarga angkatnya sendiri.

Gara-gara Tiket Pesawat

Namun dari sekian banyak janji yang tidak terealisasikan, satu alasan yang membuat dirinya dan Dayot Upamecano menolak tawaran dari Manchester United adalah akses kebebasan yang sangat terbatas. Pihak manajemen Setan Merah kala itu dikabarkan membatasi akses dari sang pemain untuk pulang ke Prancis.

Keputusan ini sangat mengganjal baginya dan juga Dayot. Dimana pihak klub hanya membatasi sang pemain boleh pulang ke orang tuanya sebanyak enam kali saja. Jumlah ini tentu saja sangat kurang mengingat kala itu Dayot masih berusia 16 tahun.

Disisi lain, Martinez juga mempertimbangkan keseimbangan antara emosional sang pemain baik di dalam maupun luar lapangan. Hingga pada akhirnya serangkaian negosiasi yang sudah diperbincangkan sebelumnya harus kandas di tengah jalan dan Dayot Upamecano gagal diterbangkan ke Inggris.

Kini Manchester United dikabarkan juga tengah mencari alternatif lain untuk membeli bek setelah Dayot susah untuk didapatkan. Menurut kabar hangat yang beredar, manajemen Setan Merah kini tengah mengincar Raphael Varane, Sergio Ramos dan Ibrahima Konate sebagai calon bek baru di musim panas yang akan datang.