Buaksib.com – Manajer Arsenal, Mikel Arteta memastikan bahwa David Luiz akan hengkang di akhir musim ini. Pria asal Spanyol itu mengaku merasa sedih harus berpisah dengan pemain berusia 34 tahun tersebut.

David Luiz
David Luiz

 

David Luiz telah menjadi bagian dari Arsenal sejak tahun 2019 lalu. Ia diboyong dari rival sekota The Gunners, Chelsea. Kontrak sang bek sempat diperpanjang pada tahun 2020 kemarin, namun kontrak tersebut akan kadaluwarsa di bulan Juni 2021 mendatang.

Nama David Luiz sangat akrab dengan susunan starter yang diusung Mikel Arteta. Namun, mulai musim depan namanya tidak akan lagi berada dalam skuat The Gunners. Pasalnya, antara Luiz dengan manajemen Arsenal telah sepakat untuk tidak memperpanjang kerjasama.

Kesedihan Mikel Arteta Ditinggal David Luiz

Mikel Arteta mengkonfirmasi bahwa David Luiz akan meninggalkan Emirates Stadium di akhir musim nanti. Keputusan tersebut diambil setelah pihak klub dan sang pemain telah berdiskusi untuk menentukan masa depan eks pemain Paris Saint-Germain tersebut. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperbaharui kontrak.

“Kami telah melakukan pembicaraan yang cukup intens dalam beberapa bulan terakhir,” buka Arteta kepada The Guardian.

“Kami sudah membuat keputusan besar tahun lalu ketika kami harus memperpanjang kontraknya selama pandemi COVID, pemotongan gaji, dan segalanya,” sambungnya.

“Klub berhasil memperpanjang kontraknya selama satu tahun lagi. Dia telah memberikan yang terbaik. Saya mencoba untuk membantunya semaksimal mungkin dan klub juga melakukan hal yang sama. Setelah beberapa pembicaraan, kami memutuskan bahwa itulah cara terbaik yang dapat dilakukan saat ini,” terang eks asisten Pep Guardiola ini.

Kepergian David Luiz ini ternyata membuat Mikel Arteta merasa sedih. Sebab, ia mengaku telah menjalin hubungan yang sangat baik dengan sang pemain.

“Saya sangat menikmati belajar darinya. Ia sangat membantu setiap saat bersama tim dan saya juga merasa sedih karena Anda terikat dengan para pemain secara emosional,” ujar Arteta.

“Pertama-tama, pemain yang harus kita maksimalkan, kemudian orangnya. Ketika sudah sampai pada tahap ini, itu sulit dan menyakitkan karena hubungan tersebut akan hilang, setidaknya dengan tidak melihatnya setiap hari,” tandas manajer berusia 39 tahun ini.

Selama memperkuat Arsenal, David Luiz telah bermain sebanyak 73 kali di semua kompetisi. Dari total penampilannya itu, sang bek telah menyumbang empat gol dan satu assist.