Buaksib.com – Daniel James mengaku tidak menyesali pengalamannya selama membela Manchester United. Kendati tidak berjalan mulus, ia telah mendapatkan banyak pengalaman luar biasa bersama klub berjuluk Setan Merah itu.

Daniel James
Daniel James ketika masih memperkuat Manchester United

 

 

Di musim panas 2021 kemarin, Leeds United memutuskan untuk merekrut James dari Manchester United. Pemain berkebangsaan Wales itu diboyong dengan mahar transfer sebesar 25 juta Euro. Nominal tersebut menjadikan James sebagai pemain termahal kedua di sepanjang sejarah transfer Leeds United.

Kepergian Daniel James tidak mengejutkan dan tidak disesali oleh fans Manchester United. Sebab, ia dinilai sebagai salah satu pembelian floop Setan Merah di musim lalu. Penyebabnya, ia gagal tampil apik selama kurang lebih dua musim berada di Old Trafford.

Komentar Daniel James

James direkrut dari Swansea City pada musim panas tahun 2019 lalu. Ia menjadi salah satu rekrutan pertama Ole Gunnar Solskjaer. Harapannya, sang winger mampu menyelesaikan masalah MU di sektor sayap kanan. Namun, setelah dua musim membela Setan Merah, harapan tersebut terus memudar.

Pemain berusia 24 tahun itu gagal menampilkan performa terbaiknya dan kerap mengecewakan ketika dipercaya turun bermain. Hal tersebut membuatnya sangat akrab dengan bangku cadangan.

“Saya menjalani masa-masa luar biasa di Man United. Sebagian orang boleh berkata bahwa saya gagal di sana, tetapi tidak bagi saya,” ujar James kepada The Times.

“Saya memainkan banyak pertandingan, belajar banyak hal, dan menjalani pengalaman luar biasa bersama pemain-pemain top.”

Selama dua musim berseragam Manchester United, Daniel James mencatatkan sebanyak 74 penampilan di semua kompetisi. Dari total penampilan tersebut, sang winger hanya mampu mencetak sembilan gol dan sembilan assist. Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat penampilannya di MU kurang maksimal. Salah satunya adalah ekspektasi publik yang begitu tinggi kepada setiap pemain.

“Dengan klub sebesar MU, tentu akan ada banyak hal yang berpengaruh, banyak masalah di luar lapangan, dan ada ekspektasi tinggi untuk menang,” sambung James.

“Selain itu, Anda akan selalu diserang [disalahkan],” tutup Daniel James.