Buaksib.com – Baru-baru ini Lionel Messi mengakui jika dirinya akan bermain dengan lebih mementingkan tim daripada obsesinya untuk mencetak gol. Lantas, apa yang akan terjadi dengan Barcelona jika Messi memilih untuk berbuat demikian?

Lionel Messi mengakui jika dirinya akan bermain dengan lebih mementingkan tim daripada obsesinya untuk mencetak gol. Lantas, apa dampaknya bagi Barcelona?
Lionel Messi

Pengakuan Messi

Tidak bisa dipungkiri sosok Lionel Messi hingga kini masih menjadi pencetak gol terbanyak dari Barcelona. Pemain asal Argentina ini sudah menghasilkan 635 gol dari 734 laga bersama skuad Blaugrana di semua kompetisi.

Tidak hanya melulu mencetak gol, pemain jebolan Akademi La Masia juga sudah membantu rekannya mencetak gol dengan menyumbang assist sebanyak 256 selama 16 tahun karirnya di klub ini. Bahkan di puncak kejayaannya, Messi mampu menghasilkan 50 gol dalam satu musim saja. Bahkan dia sudah menyabet enam kali penghargaan sepatu emas di Eropa.

Namun beberapa musim terakhir permainannya mulai berubah dimana dia mulai rajin turun kebawah. Bahkan tidak jarang bomber yang kini berusia 33 tahun ini turut ambil bagian dengan ikut mengkreasi serangan.

Baru-baru ini sebuah majalah ternama di Spanyol, Garganta Poderosa mengungkapkan jika Messi sempat bercerita dalam sesi wawancara jika sang pemain tidak lagi terobsesi dengan gol. Kapten Barcelona ini lebih ingin memberikan kontribusi lebih banyak untuk timnya. Situasi ini tentu saja akan berdampak pada permainan yang akan ditampilkan Barcelona.

Beberapa tahun terakhir ini, trofi El Pichichi atau trofi top skorer di Liga Spanyol selalu menjadi milik Lionel Messi. Dan kini dia sudah memantapkan diri untuk lebih membantu perjuangan rekan-rekannya. Yang terpenting saat ini adalah titel juara bersama tim dan bukan lagi capaian secara individu. Fokus mereka adalah menebus hilangnya trofi gelar musim lalu yang gagal diraih.

Dampak Untuk Barcelona

Kini skuad Blaugrana berkompetisi bersama pelatih baru, Ronald Koeman yang menggantikan Quique Setien yang dianggap gagal membawa Barcelona berprestasi musim ini.

Dengan keputusan Messi tersebut, patut dinantikan kiprah Barcelona versi Ronald Koeman musim ini. Jika musim lalu mereka memiliki sosok Luis Suarez sebagai mesin gol, musim ini tidak akan lagi sama karena Barcelona diketahui belum memiliki gantinya.

Kini klub asal Catalan ini hanya memiliki Martin Braithwaite di lini depan serangan. Namun pemain tersebut hanya sebatas pemain dengan karakter sebagai poacher. Sisanya ada nama Ousmane Dembele dan Antoine Griezmann. Dimana keduanya hanya mampu bermain sebagai pemain sayap. Dan harapan satu-satunya adalah Ansu Fati yang kini tengah dalam performa terbaiknya.

Musim 2020/2021 ini Ansu Fati terlihat lebih produktif dari Lionel Messi dalam hal mencetak gol. Bahkan La Pulga musim ini baru mampu menelurkan satu gol saja di kompetisi La Liga dan Fati sudah mencetak tiga gol. Bukan tidak mungkin dia akan menjadi suksesor seorang Messi di masa depan yang akan datang.