Buaksib.com – Kiper asal Argentina, Emiliano Martinez akhirnya buka suara usai dilepas Arsenal ke Aston Villa. Pernyataannya terdengar sebagai bentuk kritik dan protes terhadap The Gunners meski ia menolak disebut demikian.

Emiliano Martinez
Emiliano Martinez

 

Emiliano Martinez adalah pemain asli jebolan akademi Arsenal. Ia mulai menembus tim utama pada Juli 2012 lalu. Namun, ia sempat menjalani masa peminjaman ke beberapa klub seperti Sheffield Wednesday, Wolverhampton, Reading, dan Getafe. Kendati demikian, ia tetap menunjukkan kesetiaannya kepada The Gunners setelah masa peminjamannya berakhir.

Di musim 2019/20 lalu ia mendapatkan menit bermain lebih banyak dibanding musim-musim sebelumnya. Hal itu terjadi lantaran kiper utama Arsenal, Bernd Leno beberapa kali menderita cedera. Martinez benar-benar memanfaatkan kesempatan itu dengan baik. Ia tampil impresif terutama di laga-laga akhir musim 2019/20 kemarin.

Seharusnya, Martinez layak dipertimbangkan menjadi kiper nomor satu The Gunners, bukan sekedar pelapis Leno. Namun, ternyata Mikel Arteta kembali mempercayai Leno setelah kiper asal Jerman tersebut pulih sepenuhnya. Inilah yang membuat Emiliano Martinez kecewa dan meminta dilepas ke Aston Villa.

Kini, ia pun buka suara terkait perlakuan Arsenal yang tidak adil kepadanya.

Pernyataan Emiliano Martinez

Di Aston Villa, Emiliano Martinez terpilih menjadi kiper utama. Kepercayaan tersebut ia bayar dengan penampilan apik dalam empat laga awal Premier League musim 2020/21 ini.

“Saya akhirnya menjadi kiper nomor 1 dan siap melakukannya. Butuh 10 tahun untuk sampai di sana. Anda berlatih sebagai kiper setiap hari, tapi tidak ada yang mempersiapkan Anda untuk jalan hidup,” buka Martinez kepada Independent.

Perjalanan Emiliano Martinez sebagai kiper Arsenal memang sangat berat. Dia terus duduk di bangku cadangan dan terpaksa menyakisakan timnya bergonta-ganti kiper, padahal seharusnya itulah kesempatannya.

“Tidak ada yang melatih Anda untuk mengatasi frustasi, untuk menangis. Apa yang harus dilakukan saat Anda tidak bermain selama empat bulan? Akankah Anda terus melaju atau mental Anda mati?” sambung Martinez.

“Saya bisa saja berbuat jauh lebih baik selama bertahun-tahun, tapi pada akhirnya dunia mulai melihat apa yang bisa saya lakukan.”

Emiliano Martinez membantu Arsenal meraih trofi Community Shield dengan mengalahkan Liverpool di bulan Agustus lalu. Saat itu, ia menduga dirinya akan diplot sebagai kiper utama menggantikan Bernd Leno. Namun, begitu namanya tidak masuk ke dalam daftar starter di duel pembuka EPL kontra Fulham, ia langsung memilih pergi.

“Saya kira jika saya bermain di pertandingan itu [Community Shield] maka saya akan jadi nomor 1. Tapi setelahnya masih belum jelas siapa yang akan menjadi starter di liga,” lanjutnya.

“Saya diberitahu bahwa ada 95 persen kemungkinan saya jadi starter kontra Fulham, tapi kemudian saya berpikir, kenapa tidak 100 persen? Ada yang terasa aneh. Semua orang ingin saya bertahan, tapi itulah saya memilih pergi.”

“Saya tidak kecewa atau emosional karena saya bangga bisa melakukannya. Ketika saya tiba di Arsenal, ada 9 kiper di depan saya,” imbuh Emiliano Martinez.

“Setiap tahun saya harus membuktikan diri dan pergi sebagai kiper nomor 1. Itulah akhir cerita saya di sana,” tutupnya.