Buaksib.com – Sejak akhir pekan lalu, kompetisi Bundesliga Jerman resmi ditunda selama 2 pekan hingga awal April mendatang. Hal tersebut berkaitan dengan langkah antisipasi penyebaran virus Corona yang mulai menyerang daratan eropa. Sejumlah pihak mengaku mengalami kerugian atas penundaan kompetisi tersebut. Salah satunya adalah gelandang serang Bayern Munchen, Philippe Coutinho.

Banyak pihak yang mengalami kerugian atas penundaan kompetisi Bundesliga, salah satunya adalah gelandang serang Bayern Munchen, Philippe Coutinho.
Philippe Coutinho

Pemain berusia 27 tahun tersebut membutuhkan menit bermain lebih bersama Bayern Munchen untuk menunjukkan tajinya.

Pasalnya, Bayern Munchen berjanji akan memberikan kontrak permanen kepada Coutinho jika ia mampu tampil cemerlang sesuai dengan harapan pelatih. Untuk itu, pelatih Bayern Munchen, Hans Flick akan memantau perkembangan bintang Timnas Brasil tersebut dalam beberapa pertandingan Bundesliga.

Sayangnya, evaluasi Hans Flick terhadap Coutinho harus tertunda karena dihentikannya kompetisi sementara. Hal tersebut membuat nasib Coutinho di Bayern Munchen semakin terombang-ambing.

Berhenti di Saat yang Tidak Tepat

Coutinho datang ke Allianz Arena pada awal musim 2019/2020 dengan status pinjaman dari Barcelona. Kedatangannya tentu membuat persaingan sektor gelandang serang di skuad Bayern Munchen kian ketat. Hal tersebut membuat manajemen Die Roten harus benar-benar memilih pemain terbaik untuk dipertahankan musim depan.

Sayangnya, Coutinho dinilai bermain kurang impresif di putaran pertama. Posisinya kerap digantikan dengan Corentin Tolisso atau Leon Goretzka.

Namun, semakin hari kurva permainan Coutinho semakin menanjak. Coutinho mulai menunjukkan kelasnya sebagai gelandang serang kreatif yang pantas menempati tim inti Bayern Munchen. Ia berhasil membantu timnya menang telak 6-0 atas Hoffenheim, akhir bulan lalu. Coutinho mencetak brace dan menjadi salah satu pemain paling aktif di laga tersebut.

Sayangnya, di saat performanya mulai menanjak, kompetisi dihentikan secara tiba-tiba. Coutinho hanya butuh beberapa pertandingan lagi untuk meyakinkan pelatih dan manajemen Bayern Munchen. Ia berharap kompetisi dapat segera berjalan normal kembali sehingga masa depannya bisa segera ditentukan.

Barcelona Tak Berharap Kembali

Meski berlabel pemain bintang, namun Philippe Coutinho belum mampu meyakinkan pelatih Bayern Munchen maupun Barcelona. Pelatih Barcelona, Quique Setien bahkan mengaku tak memasukkan nama Coutinho ke dalam rencana strateginya musim depan.

Melimpahnya pemain berkelas di sektor tengah Barcelona menjadi penyebab utama. Coutinho dianggap belum mampu bersaing dengan Ivan Rakitic, Arturo Vidal, Arthur, dan Frenkie de Jong yang berposisi serupa dengannya.

Musim lalu, Coutinho bahkan terpaksa digeser ke posisi sayap untuk mengatasi menumpuknya pemain gelandang. Sayangnya, penampilannya dinilai kurang maksimal sehingga dipinjamkan ke Bayern Munchen pada musim berikutnya.

Kehadiran Antoine Griezmann dan Martin Braithwaite musim ini juga meramaikan persaingan di posisi penyerang. Hal tersebut semakin menyudutkan Coutinho yang kontrak peminjamannya di Bayern Munchen berakhir pada akhir musim.

Philippe Coutinho Di Transfer ke Klub Lain

Semakin kecil peluang Philippe Coutinho untuk kembali bermain di Barcelona musim depan. Hal tersebut membuat manajemen Blaugrana berpikir untuk menjual pemain bintangnya tersebut pada bursa transfer musim panas nanti.

Jika tidak segera dipermanenkan oleh Bayern Munchen, Barcelona menyiapkan Coutinho untuk dijadikan tumbal dalam transfer Neymar dari PSG. Neymar memang santer dikabarkan akan kembali ke Camp Nou dalam waktu dekat. Namun, biaya transfer yang mahal selalu menjadi penghalang bagi Barcelona.

Selain itu, Liverpool juga dikabarkan tengah memantau perkembangan Philippe Coutinho. The Reds disinyalir telah mengajukan tawaran untuk mantan pemainnya tersebut untuk didatangkan pada musim panas mendatang.