Buaksib.com – Akhir-akhir ini, Christian Eriksen mengeluhkan perihal sedikitnya kesempatan bermain yang dia dapatkan di Inter Milan. Namun sayang, sang pelatih, Antonio Conte, tidak memperdulikan hal tersebut.

Kegagalan Inter Milan Karena Kesalahan Sendiri
Antonio Conte, pelatih Inter Milan.

 

Eriksen sendiri dicomot dari raksasa Liga Premier, Tottenham Hotspur dengan mahar sebesar 20 juta euro pada Januari kemarin. Nerazzurri sudah cukup beruntung karena Real Madrid juga diberitakan berminat untuk menggunakan jasanya.

Dia sebenarnya sempat menampilkan performa yang meyakinkan selama setengah musim 2019/2020 lalu dengan mencatatkan 26 penampilan di semua kompetisi. Akan tetapi, jumlah penampilannya di musim 2020/2021 ini menurun drastis.

Antonio Conte sendiri baru memberi kesempatan bermain sebanyak tujuh kali di semua kompetisi, tiga diantaranya bermain sebagai pemain pengganti. Akhir-akhir ini, Eriksen sempat buka suara terkait sedikitnya kesempatan bermain yang dia dapatkan.

Untuk Kebaikan Inter Milan

Saat mengungkapkan ke media, Eriksen memberi kode jika dirinya akan angkat kaki dari Giuseppe Meazza pada bulan Januari lalu. Hingga saat ini, masih belum diketahui kemana sang pemain akan berkarir.

Namun sayang, keluhan tersebut tak mendapat reaksi positif dari sang pelatih. Pelatih asal Italia tersebut memang sering mengasingkan pemain, salah satunya seperti yang dialami Diego Costa di Chelsea beberapa tahun lalu.

“Semua keputusan yang saya buat selalu dan hanya untuk kebaikan Inter dan bukan untuk kebaikan seorang pemain,” tutur Antonio Conte saat dikutip dari Football Italia.

“Pemain harus memiliki fungsi dalam rencana dan proyek agar tim bisa kompetitif baik di level nasional beserta level internasional,” sambungnya.

Antonio Conte sendiri tak memiliki opsi lain. Dia mempunyai ambisi membawa Inter Milan kembali ke jalur yang seharusnya. Beban tersebut memang cukup berat jika melihat para pesaing sudah jauh berada didepan, Juventus adalah salah satu contohnya.

“Napoli, salah satunya, sudah menjadi lebih kuat. Belum lagi Juventus. Citra Inter telah berubah, dan itu artinya kami telah bermain dengan baik,” imbuh Conte.

“Namun pertandingan yang harus kami lalui juga dipersiapkan dengan cara yang berbeda. Lawan mengerahkan segalanya untuk menghadapi kami. Kejuaraan kali ini jauh lebih berat ketimbang tahun lalu,” tandasnya.