Buaksib.com – Chelsea gagal mempertahankan keunggulan untuk tetap berada di Liga Champions musim ini. Padahal, mereka sudah unggul tiga gol yang sempat membuat mereka menyalip agregat dari Real Madrid.

Real Madrid 2-3 Chelsea
Ekspresi kekecewaan pemain Chelsea

 

Pada leg pertama lalu, The Blues menyerah dengan skor 1-3 di Stamford Bridge. Skor tersebut membuat mereka harus menang minimal dengan selisih tiga gol di leg kedua. Itu tuntutan yang sulit mengingat mereka akan bermain di markas Real Madrid.

Tapi, harapan muncul setelah Mason Mount mencetak gol cepat pada menit ke-15. Bahkan, Antonio Rudiger sukses menyamakan agregat lewat golnya pada menit ke-51. Timo Werner kemudian membuat Chelsea berbalik unggul agregat setelah menjebol gawang tim tuan rumah pada menit ke-75.

Dengan demikian, anak asuh Thomas Tuchel telah unggul agregat 3-4 dan hanya perlu mempertahankannya untuk melaju ke semifinal. Sayangnya, gawang mereka jebol pada menit ke-80 setelah Rodrygo Goes memperdaya Edouard Mendy. Pada akhirnya Karim Benzema mengubur mimpi Chelsea di Liga Champions musim ini berkat golnya pada menit ke-96.

Dua Kesalahan Chelsea Menurut Tuchel

Chelsea gagal kembali menyamakan kedudukan di waktu perpanjangan yang tersisa. Dengan demikian, klub asal London Barat itu harus tersingkir karena kalah agregat 5-4.

Hasil pertandingan ini tentu sangat mengecewakan bagi semua pihak yang mendukung The Blues, tak terkecuali Thomas Tuchel. Kendati demikian, manajer asal Jerman itu mengaku bangga dengan perjuangan yang ditampilkan oleh anak asuhnya.

“Kami sangat kecewa dan bangga di saat yang bersamaan. Para pemain bermain dengan fantastis dan kami pantas dengan apa yang ada saat ini,” ujar Tuchel, seperti dikutip situs resmi chelseafc.com.

“Kami mencetak empat gol, mendapatkan beberapa peluang besar untuk membuat lebih banyak gol. Tetapi kami kurang beruntung, kalah murni karena kualtias individu dan konversi offensif.”

Tuchel kemudian membeberkan alasan yang membuat Chelsea harus tersingkir dari Liga Champions. Menurutnya, ada dua kesalahan utama yang dibuat anak asuhnya pada leg kedua tadi.

“Dua kesalahan kami buat setelah memenangkan bola, pada momen krusial dalam laga melawan Real Madrid. Sebenarnya kami pantas untuk lolos karena performa ini, namun itu tidak terjadi. Anda butuh keberuntungan dalam laga seperti ini dan itu tidak ada di sisi kami,” sambungnya.

“Mereka tidak membuat banyak peluang di Stamford Bridge, tapi memanfaatkan peluang setengah jadi. Anda harus meminimalisir kesalahan dan kami tidak mampu melakukan itu dalam dua leg.”

“Tapi tidak ada rasa penyesalan. Ini semacam kekalahan yang bisa Anda banggakan dan terima sebagai seorang olahragawan,” tutup Tuchel.