Buaksib.com – Manajer Chelsea, Frank Lampard buka suara soal kesulitan timnya ketika bermain di Stamford Bridge pada beberapa laga terakhir di Premier League. Ia pun menyadari bahwa skuatnya harus memperbaiki catatan tersebut jika ingin mencapai target musim ini.

Komentar Frank Lampard atas buruknya performa Chelsea di kandang
Frank Lampard

 

Setiap tim tentu akan memiliki motivasi berlipat ketika bermain di kandang sendiri. Namun, hal itu nampak tidak berlaku bagi Chelsea dalam beberapa laga kandang terakhir mereka. The Blues menelan tiga kekalahan dari empat pertandingan terakhir di Stamford Bridge di ajang Premier League. Empat kekalahan tersebut yakni atas West Ham (0-1), Bournemouth (0-1), dan Southampton (0-2).

Catatan negatif tersebut tentu menjadi noda dalam rapor positif Lampard sejauh ini. Manajer berusia 41 tahun tersebut harus segera memperbaiki hal itu jika tidak ingin masalah ini semakin buruk dan menyulitkan Chelsea.

Komentar Frank Lampard

Lampard menyadari catatan tersebut akan sangat merugikan Chelsea. Kalah di kandang dan di depan pendukung sendiri akan mempengaruhi mental para pemain.

“Ketika Anda menganalisis tiga pertandingan ketika kami kalah -West Ham, Bournemouth, Southampton- itu selalu membuat Anda merasa buruk karena kalah di kandang di depan fans sendiri,” ungkap Lampard kepada Chelseafc.com.

“Kami menciptakan 50 peluang pada tiga laga tersebut dan tidak mencetak satu gol pun. Jika itu yang terjadi di Premier League dan Anda membiarkan lawan tetap berada dalam pertandingan, mereka punya kualitas untuk melukai Anda.”

Lampard bisa saja berdalih bahwa Chelsea kalah karena sedang tidak beruntung, jawaban yang sangat mudah. Namun, ia tahu bahwa ada masalah yang harus diselesaikan. Chelsea harus menemukan insting mematikan untuk menuntaskan pertandingan lebih cepat.

“Kami harus memaksimalkan kesempatan kami pada laga-laga kandang dan saya harus tegas tentang hal itu. Sebab mudah berkata kami tidak beruntung atau bola tidak menguntungkan kami, tapi kami harus memperbaiki ini,” lanjut Lampard.

“Kami sudah berusaha memperbaiki itu di sesi latihan, tetapi ada elemen insting yang hilang dan kami harus menemukan insting pembunung itu di depan gawang lawan.”

Insting pembunuh itulah yang menjadi pekerjaan rumah terbesar Chelsea musim ini. Para striker mereka memang hebat, tapi akhir-akhir ini performa mereka berada di bawah harapan sang manajer.

“Sebab bicara soal permainan, kami bisa mengontrol sebagian besar pertandingan tetapi kami membiarkan tim lawan tetap punya harapan,” imbuh Lampard.

“Kami sering menembus wilayah sepertiga akhir, sama banyaknya dengan tim manapun kecuali Liverpool, tapi kami tidak mengonversi kesempatan itu di kandang,” tandasnya.