Buaksib.com – Charis Yulianto mengungkapkan konsep barunya setelah ditunjuk untuk melatih Arema FC menjelang bergulirnya kompetisi Shopee Liga 1 2020. Asisten pelatih Singo Edan tersebut mengatakan jika dirinya tak akan merubah filosofi permainan klub.

Arema FC Antusias Sambut Regulasi Pemain U-20 di Liga 1 2020
Charis yulianto, asisten pelatih Arema FC.

 

“Kalau saya nggak ada perubahan filosofi,” beber Charis.

“Kami tetap akan sesuai dengan gaya ‘Malangan’,” lanjutnya.

Akan Tetapi, Charis juga mengatakan tak ada perubahan filosofi bukan berarti tak akan ada hal baru yang diusungnya. Pelatih yang memiliki lisensi A AFC tersebut mengatakan bakal membawa pengalaman dan pengetahuan yang sudah didapatnya ke semua pemainnya.

“Pengalaman yang saya terima dari pelatih-pelatih sebelumnya telah saya tampung dan akan saya berikan ke tim ini,” jelasnya.’

Terakhir, Charis bersama dua partnernya, Singgih Pitono dan Kuncoro, dipilih sebagai pelatih Arema pada masa persiapan lanjutan kompetisi musim ini. Mereka dipilih untuk menggantikan Mario Gomez, yang lebih memilih angkat kaki dari klub.

Gomez sendiri mundur karena tak bisa menerima kondisi yang terjadi karena keputusan yang dikeluarkan oleh PSSI. Dua keputusan tersebut mengatur tentang jumlah gaji yang akan diterima oleh pemain dan pelatih selama pandemi virus Corona.

Arema FC Siapkan Mental

Selain itu, Charis mengatakan jika dia tak hanya akan mempersiapkan hal teknis untuk para pemainnya. Sang pelatih akan lebih menekankan pelatihan kepada pemulihan mental para pemain setelah ditinggal Gomez.

“Dari satu sisi, mental pemain pasti terpengaruh dengan ketiadaan pelatih kepala. Namun, semua harus bisa menyikapi dengan benar. Sepak bola memang seperti ini. Keluar masuk itu biasa,” beber Charis.

“Terpenting, saya ingin mengembalikan mental pemain. Kami akan melakukan pendekatan kepada pemain,” tandasnya.