Buaksib.com – Pedri harus dua kali merasakan penderitaan ketika bertanding dalam pertandingan babak perempat final leg kedua kontra Eintracht Frankfurt. Penderitaan pertama adalah karena timnya harus gugur dari kompetisi Liga Europa karena tidak sanggup melewati hadangan perwakilan Jerman itu.

Cedera, Pedri Harus Akhiri Musim Lebih Cepat
Pedri

Penderitaan keduanya adalah cedera yang kembali membekapnya di pertengahan pertandingan. Gelandang pemenang penghargaan Golden Boy tersebut harus ditarik keluar pada menit ke-46′ ketika Barcelona tertinggal dengan agregat 1-3. Dirinya digantikan oleh gelandang asal Belanda, Frenkie de Jong.

Bukan Pertama Kali Terkena Cedera

Setelah dikonfirmasi oleh pihak medis, gelandang berusia 19 tahun itu mengalami cedera hamstring. Ini merupakan kali kedua Pedri menderita cedera dimana sebelumnya dirinya juga pernah absen panjang dari lapangan sepakbola.

Pada jornada ke-3 Liga Spanyol ketika Tim Catalan melawan Getafe, Pedri tidak menjadi pilihan sang mantan pelatih, Ronald Koeman. Dilaporkan sang gelandang harus menepi karena sedang diperiksa pihak medis.

Kemudian pada jornada ke-5 kala melawan Granada, Blaugrana kembali tidak memasukkan Pedri ke dalam daftar pemain yang dibawa. Tim berjuluk El Barca tersebut melaporkan bahwa salah satu gelandang terbaiknya itu sedang dibekap cedera hamstring.

Bahkan sang gelandang harus menghabiskan waktu lama untuk dapat kembali membela Barcelona. Pada jornada ke-22, barulah Pedri bisa mendapatkan lampu hijau dari pihak medis guna memperkuat El Barca. Dirinya tampil selama 90 menit penuh ketika bermain menghadapi Deportivo Alaves.

Pedri Kembali Cedera Panjang

Pedri dipastikan harus menepi dari lapangan pertandingan lebih lama setelah menjalani pemeriksaan oleh pihak medis. Bahkan sang gelandang harus melewatkan sisa-sisa pertandingan di musim ini bersama Barcelona. Sebab masa pemulihan sang pemain akan menghabiskan waktu selama kurang lebih delapan pekan mendatang.

Padahal kini Barcelona sedang menikmati masa-masa terbaiknya di bawah pimpinan Xavi Hernandez. Sebelumnya pada awal musim ini mereka terpincang-pincang bahkan hingga menduduki papan tengah klasemen.

El Barca juga sekarang menjadi pesaing terdekat dari Real Madrid yang tengah merajai kompetisi domestik Spanyol. Terpaut 12 poin, Barcelona bisa saja menggusur sang rival abadi jika mereka tampil konsisten.

Namun itu semua bisa pupus karena kehilangan salah satu mesin di lini tengah. Pedri sendiri menjadi andalan di lini tengah Barcelona baik di era Ronald Koeman maupun Xavi Hernandez. Di usia yang masih menginjak 19 tahun, posisinya tidak tergantikan oleh siapapun.

Pemain yang sering dibanding-bandingkan dengan Andres Iniesta ini juga menjadi pembeda di pertandingan melawan Sevilla. Pada jornada ke-30 itu kemenangan menjadi harga mati bagi pasukan El Barca guna merebut posisi runner up.

Beruntung Pedri hadir di saat yang tepat dengan golnya dari luar kotak penalti. Gol semata wayangnya tersebut membuat Barcelona berhak untuk poin penuh dan berhasil menggeser Sevilla di tempat kedua. Walaupun memiliki poin sama, Sevilla kalah dalam dari jumlah laga dan kemenangan.