Buaksib.comJuventus memang menawarkan Tawaran yang lebih telat untuk merekrut Dusan Vlahovic dari Fiorentina. Akan tetapi, kunci dari transfer ini adalah penolakan sang penyerang kepada Arsenal yang juga menginginkannya.

Dusan Vlahovic Dibidik Juventus
Dusan Vlahovic.

 

Usai mencatatkan 21 gol di ajang Serie A musim 2020/2021 kemarin, Vlahovic langsung mendapat perhatian dari banyak pihak. Di musim ini, performa sang penyerang semakin bagus. Dari 21 pertandingan di ajang Serie A, dia sudah mencetak 17 gol dan sedang bersaing untuk menjadi top skorer.

Sang penyerang sendiri memang diminati oleh banyak klub. Arsenal bahkan sudah menjadikannya target utama. Kemudian, ada Newcastle dan Tottenham yang siap mengeluarkan banyak uang. Akan tetapi, Vlahovic lebih memilih bergabung dengan Juventus.

The Gunners sebenarnya sudah lebih dulu mengirim tawaran kepada Fiorentina untuk transfer ini. Mikel Arteta yang meminta kepada klub agar mendatangkan Dusan Vlahovic. Akan tetapi, harapan sang pelatih harus bertepuk sebelah tangan.

“Ada ketertarikan dari Arsenal untuk merekrut Vlahovic. Tapi, pihak pemain berkata tidak,” ucapjurnalis pengamat bursa transfer, Fabrizio Romano.

“Vlahovic dilaporkan hanya ingin pindah ke Juventus. Fiorentina mungkin tidak ingin berbisnis dengan Juventus, da persaingan sengit dan nyata. Mereka mungkin ingin mengirim Vlahovic ke Inggris,” tutur jurnalis dari Sky Sports, Dharmesh Sheth.

Fiorentina sebenarnya cukup terbuka dengan setiap tawaran yang masuk. Arsenal datang terlebih dahulu, Juve kemudian menyusul. Akan tetapi, bukan Juve yang menikung Arsenal, tapi Vlahovic langsung yang menolak Arsenal.

Fiorentina Terdesak Juventus

La Viola sendiri cukup menghindari melepas pemainnya ke Juve. Mereka sangat sadar hal ini akan membuat fans marah seperti kasus Federico Chiesa. Akan tetapi, ada situasi yang membuat Fiorentina tak memiliki pilihan.

Sheth mengatakan jika Fiorentina tak bisa menolak tawaran 75 juta euro yang disiapkan Juventus. La Viola sadar posisi mereka cukup lemah dan saat ini membebankan semua resiko kepada pemain dan agen.

“Fiorentina agak terkendala karena kontraknya tersisa 18 bulan. Mereka telah menawarinya kontrak baru yang akan membuatnya menjadi pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah. Tapi, Vlahovic menolaknya,” beber Sheth.