Buaksib.comManchester United meraih hasil kurang optimal dalam sepekan terakhir. Mereka hanya mampu bermain dalam tiga laga terakhir di semua kompetisi. Bahkan, Setan Merah gagal mencetak sebiji gol pun dari tiga laga tersebut. Performa minor ini membuka pintu kritik kepada Bruno Fernandes. Kini, ia justru diklaim tidak sebagus seperti yang biasa disuarakan.

Bruno Fernandes
Ekspresi kekecewaan Bruno Fernandes pasca laga melawan Crystal Palace

 

Analis Premier League, Lee Sharpe adalah sosok dibalik komentar tersebut. Menurutnya, Bruno Fernandes tidak memberikan banyak kontribusi kepada MU selain beberapa bulan pertamanya berseragam Setan Merah.

Kini, Bruno Fernandes telah melewati tiga laga tanpa mencetak gol maupun assist. Ini adalah periode terlama sejak ia mendarat di Old Trafford di bulan Januari 2020 lalu.

Performa Bruno Fernandes Menurun Drastis

Menurut Sharpe, penurunan performa Bruno Fernandes terlihat jelas pada laga-laga krusial melawan tim-tim besar. Sharpe mengakui bahwa kehadiran pemain berusia 26 tahun itu sempat mengobarkan api kebangkitan di kubu Setan Merah pada awal kedatangannya. Tapi, kini hal itu tidak berlaku lagi.

“Dalam beberapa bulan terakhir, saya tidak yakin Anda bisa benar-benar berkata bahwa Fernandes telah tampil apik di laga-laga penting,” ujar Sharpe kepada Express.

“Saya tahu semua orang memuji dia dan saya mungkin akan diserang karena ini. Tapi sebenarnya saya tidak benar-benar yakin soal Bruno.”

“Kehadirannya memang menghidupkan MU kembali, tapi sejak saat itu, kecuali penalti, dia tidak benar-benar berbuat banyak,” imbuhnya.

Oleh sebab itu Sharpe menilai saat ini Bruno Fernandes bukan menjadi pemain penting lagi dalam skuat Manchester United. Ia tidak lagi bisa mengubah arah pertandingan seorang diri.

Kendati demikian, Sharpe tidak begitu saja menyalahkan Fernandes. Mungkin saja penurunan performanya disebabkan oleh perubahan instruksi dari Solskjaer. Bisa juga karena faktor kelelahan karena padatnya jadwal yang dilakoni Setan Merah.

“Di mata saya, dia tampak terlalu mudah kehilangan bola dan tidak terlalu terlibat pada permainan tim,” sambung Sharpe.

“Entah ini karena posisinya di lapangan atau karena instruksi Ole, Bruno Fernandes sepertinya tidak benar-benar terlibat seperti sebelumnya,” tandas Sharpe.