Buaksib.com – Rencana pembentukan kompetisi baru bernama European Super League belakangan tengah menjadi perbincangan hangat semua orang. Sejumlah klub dari Spanyol, Inggris dan Italia dikabarkan telah sepakat untuk mengikuti kompetisi tersebut. Namun sebaliknya, klub asal Jerman Borussia Dortmund justru mengonfirmasi bahwa mereka tak mau ambil bagian.

Resmi, Borussia Dortmund Tolak Gabung European Super League
Borussia Dortmund

European Super League Sudah Disepakati

Setelah mengadakan perbincangan dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah klub elit baru-baru ini dikabarkan telah menyepakati proposal pembentukan European Super League (ESL). 12 klub raksasa dari Spanyol, Italia dan Inggris akan turut serta. Kompetisi ini nantinya punya tujuan untuk menyaingi kompetisi milik UEFA, yakni UEFA Champions League.

Rencananya, European Super League memiliki total 20 tim peserta, di mana saat ini, baru ada 12 tim yang bergabung. Beberapa laporan mengatakan bahwa nantinya bakal ada total 15 klub pendiri kompetisi ini. Sementara itu, tiga peserta lainnya akan ditentukan lewat hasil yang didapat tim-tim di luar tim pendiri selama semusim kompetisi.

Penolakan Dortmund

Kompetisi European Super League mendapat dukungan dari banyak klub raksasa, seperti Manchester United, Chelsea, Liverpool, Barcelona dan Real Madrid. Tetapi rencana ini juga ditentang beberapa klub lain, termasuk Bayern Munchen dan Borussia Dortmund. Dua klub raksasa Jerman itu sampai saat ini menyatakan keberatan dan menolak mengikuti ESL.

Sementara Bayern belum mengonfirmasi apakah mereka akan ikut ambil bagian atau tidak, Dortmund baru-baru ini mengeluarkan penolakannya terhadap kompetisi ESL. Penolakan ini disampaikan Dortmund melalui laman website resmi mereka. CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke secara tegas menolak mengikuti ESL.

Melalui pernyataan resminya, Watzke menyampaikan bahwa Dortmund tetap pada pendiriannya tak ambil bagian dalam European Super League. Alih-alih mengikuti ESL, Dortmund lebih memilih mendukung UEFA untuk mereformasi Champions League. Watzke juga menyampaikan bahwa Dortmund dan Bayern seratus persen akan menolak ESL.

“Anggota dewan European Club Association (ECA) mengadakan rapat pertemuan pada Minggu (18/4) dan mengonfirmasi bahwa keputusan Jumat (16/4) tetap valid.” Kata Watzke. “Keputusan ini berarti para klub berniat mendukung perubahan Liga Champions. Sudah pasti bahwa anggota ECA telah menolak rencana terkait Super League.”

CEO Bayern Ikut Mengecam

Selain mendapat tentangan dari Dortmund, wacana pembentukan European Super League juga ditentang oleh rival senegara Die Borussen, Bayern München. Bayern memang belum secara resmi mengungkapkan penolakannya. Tetapi CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge sudah pernah terang-terangan mengungkapkan ketidaksukaannya dengan ESL.

“Jika sistemnya berubah, maka itu akan membuat orang-orang semakin kesulitan mengenali sepakbola.” Kata Rummenigge pada bulan Januari lalu, seperti dikutip dari DW. “Rencana itu dapat menimbulkan kerusakan besar pada liga nasional. Itulah kenapa saya keberatan. Jika saya diminta memutuskan untuk Bayern, saya memilih untuk menolak rencana itu.”