Buaksib.com – Pemilik RANS Cilegon FC, Rudy Salim, dikabarkan siap memberikan bonus yang cukup membuat pemain dari klub lain merasa iri. Salah satu bonus yang siap mereka janjikan adalah, mereka akan memberi mobil Renault Triber untuk pemain yang mencetak 30 gol selama satu musim.

Bonus Pemain RANS Cilegon FC, Cetak 30 Gol Dapat Mobil Renault
RANS Cilegon FC.

 

Janji yang diberikan Rudy Salim berawal pada saat penyerang klub milik artis dan pengusaha tersebut, Jujun Junaedi, diwawancara oleh para wartawan. Wawancara tersebut mereka lakukan setelah melakukan sesi buka puasa di Prestige Motorcars, Jakarta Utara, Minggu (2/5/2021) kemarin.

Jujun sendiri sangat mantap untuk mematok target menjadi top skorer Liga 2 musim 2021 ini. Dirinya juga berani mematok targetnya hingga 30 gol untuk RANS Cilegon FC.

“Target saya menjadi top scorer Liga 2 musim ini. Saya ingin mencetak 30 gol buat RANS Cilegon FC,” ucap Jujun.

Pernyataan sang penyerang tersebut ternyata terdengar sampai telinga sang bos. Dia akan memberi hadiah Renault Triber jika sang striker berhasil merealisasikan keinginannya tersebut.

“Boleh sekali. Kalau Jujun mencetak 30 gol dalam semusim, saya kasih Renault Triber. Ini berlaku untuk semua pemain. Tapi kalau kurang dari 30 gol, mobilnya dibeli sendiri,” tambah Rudy Salim.

Hadiah dari RANS Cilegon FC

Mobil Renault Triber sendiri bukanlah termasuk mobil mewah. Berdasar harga yang dipajang di situs resmi Renault, mobil tersebut diberi harga sebesar 163 juta rupiah.

Jika saja berhasil bersaing dengan Cristian Gonzales dan Syamsir Alam, Jujun akan punya peluang yang cukup besar untuk menjadi sumber pencetak gol tim.

Akan tetapi, target 30 gol dalam satu musim untuk Jujun sebenarnya terlalu berat. Pasalnya, penyerang yang saat ini berumur 22 tahun tersebut masih belum berpengalaman di ajang sepak bola Indonesia.

Pada saat ini, RANS Cilegon FC sudah melakukan pemanasan. Salah satu diantaranya adalah dengan menjalani laga persahabatan melawan Persita Tangerang belum lama ini.

Darius mengatakan jika laga kontra Persita sendiri hanyalah pertandingan biasa. Bahkan tidak mereka anggap sebagai uji coba karena Cilegon FC benar-benar baru memanaskan mesin untuk menghadapi kompetisi musim ini.