Buaksib.com – Legenda Liverpool, Steve Nicol menyoroti Virgil van Dijk yang tampil kurang greget pada laga perdana The Reds di Premier League 2020/21. Pemain berpaspor Belanda tersebut membuat blunder yang berakibat gol untuk tim lawan.

Van Dijk
Aksi Virgil van Dijk pada laga kontra Leeds United

 

Pekan perdana Liverpool di kancah Premier League dihelat dengan menjamu tim promosi, Leeds United. Meski berstatus sebagai tim promosi, tim berjuluk The Peacocks tersebut mampu membuat sang juara bertahan kerepotan. Kendati demikian, The Reds pada akhirnya mampu mengunci kemenangan dengan skor akhir 4-3.

Leeds United berhasil menyamakan kedudukan sebanyak tiga kali pada laga tersebut. Salah satu gol mereka tercipta berkat blunder salah satu bek terbaik dunia saat ini, Virgil van Dijk. Berniat menghalau umpan lambung pemain Leeds, bola justru mendarat di kaki penyerang Leeds United, Patrick Bamford. Tanpa kesulitan berarti, Bamford menceploskan bola ke dalam gawang Alisson Becker.

Kritik untuk Van Dijk

Setelah melakukan blunder pada laga tersebut, hujan kritik menghujam Van Dijk. Kini, ia juga disentil oleh salah seorang legenda Liverpool, Steve Nicol. Pria berusia 58 tahun tersebut menganggapnya bermain individualis. Padahal hal tersebut sangat tak bermanfaat dan bertentangan dengan filosofi Liverpool.

“Saya tidak peduli seberapa baik Anda sebagai individu. Anda harus bertahan sebagai sebuah grup dan mereka tidak bertahan sebagai sebuah grup,” cetusnya kepada ESPN.

“Saya tidak berbicara tentang apa yang ada di depan lini belakang, saya berbicara tentang empat bek yang sebenarnya. Apapun yang dilakukan empat bek, mereka melakukannya bersama tahun lalu ketika meraih sukses. Itulah kunci dari semuanya,” tambahnya.

“Apapun yang terjadi di depan mereka, apakah baik atau buruk, mereka adalah lini belakang. Tugas mereka adalah menjadi lini belakang dan menjadi lini pertahanan terakhir,” tegasnya.

Steve Nicol pun menilai pertahanan Liverpool pada laga tersebut cukup buruk karena ulah Van Dijk. Ia pun berharap kejadian itu bisa menjadi contoh agar mereka tampil lebih baik di laga-laga selanjutnya.

“Apa yang mereka lakukan dengan baik adalah mereka melakukan semuanya bersama-sama. Mereka naik turun lapangan, apapun itu, bersama-sama,” tegasnya.

“Ini benar-benar berantakan dan sangat besar [kekacauannya]. Anda salah paham dan akan kehilangan gol untuk bersenang-senang.”

“Ketika Anda mulai memikirkan diri Anda sendiri dan bukan lini pertahanan, maka Anda lihat apa yang terjadi. Benar-benar berantakan,” kritiknya.

Liverpool memang harus berbenah. Pasalnya, mereka akan menghadapi Chelsea di pekan kedua Premier League. The Blues yang mendatangkan banyak pemain top di musim panas ini punya potensi menjegal laju Liverpool untuk mempertahankan gelar di musim ini.