Buaksib.com – AC Milan harus mengakui keunggulan Chelsea di matchday ketiga grup  E Liga Champions 2022/23. Gelandang Rossoneri, Ismael Bennacer mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diraih timnya pada pertandingan tersebut.

Chelsea 3-0 AC Milan
Ekspresi Olivier Giroud pada laga kontra Chelsea

 

Milan menyambangi Stamford Bridge untuk berduel dengan Chelsea dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (06/10) dini hari WIB. Namun, anak asuh Stefano Pioli itu harus pulang dengan tangan hampa karena menelan kekalahan dengan skor telak 3-0.

Gawang Milan kebobolan satu gol di babak pertama lewat aksi Wesley Fofana. Pierre-Emerick Aubameyang dan Reece James menambah penderitaan Rossoneri di babak kedua melalu gol-gol mereka.

Padahal,Bennacer cs sebelumnya berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara grup E. Namun, mereka ternyata tidak berdaya saat menyambangi markas Chelsea. Hasil tersebut membuat AC Milan harus tergusur ke peringkat ketiga. Mereka mengoleksi 4 poin, sama dengan Chelsea yang ada di peringkat kedua namun unggul selisih gol.

Kekalahan Menyakitkan AC Milan

Bennacer mengatakan kekalahan yang diderita oleh timnya terasa cukup menyakitkan. Terlebih, kekalahan tersebut dikarenakan Rossoneri memang tidak tampil maksimal pada laga tersebut.

“Sangat menyakitkan kalah seperti ini. Kami tidak menunjukkan semangat dan hasrat yang tepat,” ujar Bennacer kepada Prime Video.

“Kami tahu bahwa Liga Champions ada di level lain. Tim seharusnya bisa memberi lebih banyak. Itu bagian dari permainan, kami harus memperbaiki apa yang tidak kami lakukan dengan baik dan mengangkat kepala lagi.”

Bennacer menambahkan, para penggawa AC Milan sudah berusaha sekeras mungkin. Dia pun berharap timnya bisa tampil lebih baik lagi setelah kekalahan ini.

“Kami selalu berusaha memberikan segalanya, permainan seperti ini dimainkan dengan detail. Setelah kebobolan gol kedua itu sulit dan kami sedikit menundukkan kepala. Kami bermain dengan detail, kami harus tampil lebih baik dan lebih yakin,” sambungnya.

Bennacer pun mengatakan bahwa timnya memerlukan evaluasi menyeluruh setelah menelan kekalahan telak dari Chelsea. Dengan demikian, mereka bisa menutupi kekurangan tersebut untuk melakoni laga-laga berikutnya.

“Harus meninjau permainan dan melihat apa yang tidak kami lakukan dengan baik. Sudah pasti bahwa di kepala kami, kami harus mempertanyakan diri kami sendiri sepanjang waktu,” tutupnya.