Buaksib.com – Penjaga gawang Gaek Juventus, Gianluigi Buffon, akhirnya mendapat hukuman berupa denda karena memberi perintah dengan kata-kata kotor ke rekan satu timnya.

Gianluigi Buffon Disebut akan Jadi Pelatih Juventus
Gianluigi Buffon, kiper Juventus.

 

Kejadian tersebut terjadi pada saat Bianconeri melawat ke kandang Parma pada, (20/12/2020) lalu. Pada saat itu, Buffon memang mendapat tempat dari sang pelatih Andrea Pirlo untuk menjadi starter.

Saat pertandingan masuk ke menit ke-80, Gianluigi Buffon tertangkap kamera sedang memberi perintah kepada Manolo Portanova dengan suara yang cukup keras.

Pada pertandingan tersebut, Juventus sendiri meraih kemenangan dengan skor telak 4-0 lewat dua gol Cristiano Ronaldo dan satu gol Dejan Kulusevski serta Alvaro Morata.

Sanksi untuk Gianluigi Buffon

Ternyata, kata-kata yang digunakan oleh sang kiper saat meneriaki Portanova adalah kata-kata kotor dengan maksud menghujat. Dalam bahasa Italia, kata-kata tersebut adalah caci maki dengan tipe paling buruk.

Kejadian menggunakan kata-kata kotor dalam pertandingan oleh kiper senior tersebut ternyata sudah dibahas oleh Komisi Disiplin Serie A. Gianluigi Buffon sempat terancam mendapat sanksi larangan bermain sebanyak satu pertandingan.

Namun akhirnya, Buffon hanya terkena sanksi. Dikutip dari Football Italia, sanksi yang diberikan kepada sang kiper adalah denda. Adapun jumlah denda yang diberikan yaitu sebesar 5000 euro atau sebanding dengan 85 juta rupiah jika di konversi.

Sejak pertandingan dilaksanakan tanpa penonton karena pandemi virus Corona, suara dari para pemain menjadi sangat terdengar. Hampir semua kata-kata yang diucapkan oleh para pemain di lapangan bisa terdengar jelas dengan adanya mikrofon di pinggir lapangan.

Beberapa kasus yang hampir sama dengan Buffon sempat terjadi di musim ini yang melibatkan beberapa pemain. Mereka adalah Bryan Cristante, manuel lazzari, bahkan pelatih Lazio, Simone Inzaghi.

Namun disisi lain, Gianluigi Buffon menjadi pemimpin klasemen kiper terbaik abad 21 ini. Buffon adalah kiper terbaik pada dekade 2001 hingga 2010. Lalu, pada dekade 2011 hingga 2020, dia duduk di peringkat kedua.

Hal ini sekaligus membuat sang kiper unggul dari Casillas dan Neuer. Keduanya meraih lima kali penghargaan kiper terbaik tahunan. Tak hanya itu, Buffon juga unggul dari Petr Cech yang menang satu kali penghargaan dan masuk ke lima besar di 12 edisi penghargaan tahunan.