Buaksib.com – Laga lanjutan Serie A musim 2019/2020 diperkirakan akan Kembali digelar pada 31 Mei yang akan datang. Jika saja situasi semakin membaik sesuai prediksi, maka kompetisi musim ini akan berakhir pada 12 Juli mendatang.

Benarkah Serie A akan Kembali digelar pada 31 Mei 2020?
Pertandingan antara Inter Milan vs Juventus.

 

Serie A sendiri berhenti sejak pekan ke-26 karena pandemi virus Corona yang merebak di Italia. Negara yang terkenal dengan pizza nya tersebut menjadi salah satu negara yang merasakan dampak paling besar karena pandemi tersebut.

Pertandingan terakhir musim ini digelar pada saat Sassuolo berhasil menang 3-0 dari Brescia pada, Selasa (10/3/2020) lalu. Pada pertandingan pekan terakhir Serie A yang pada saat itu digelar tanpa penonton.

Italia sendiri harus menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran virus Corona di negaranya. Aturan tersebut berlaku hingga 4 Mei yang akan datang dan klub-klub dari Serie A mulai berencana mengumpulkan para pemain.

Kapan Serie A Bisa Kembali Digelar?

Kasus virus Corona sendiri memang masih ada di Italia. Akan tetapi, situasi disana diyakini sudah mulai terkendali. Pemerintah juga diyakini tak akan memperpanjang masa lockdown hingga 3 Mei mendatang.

Disadur dari Corriere dello Sport, jika situasi terus membaik, maka klub Serie A akan meminta para pemain untuk berkumpul pada 27 April yang akan datang. Para pemain juga akan menjalani tes medis dan memastikan para pemain sehat dan aman.

Jika situasi membaik, maka klub akan memerintahkan para pemainnya untuk Latihan. Sesi Latihan sendiri akan digelar selama tiga hingga empat minggu dengan tujuan mengembalikan kebugaran para pemain.

Sementara itu, kompetisi akan segera dimulai pada 31 Mei yang akan datang. Pihak Serie A kemudian akan Menyusun jadwal sebisa mungkin agar kompetisi bisa berakhir pada 12 Juli 2020. Akan tetapi, masih belum bisa dipastikan format seperti apa yang akan dijalankan.

Disisi lain, pihak dari Serie A akan menomor duakan jadwal klub yang bertanding di Liga Champions dan Liga Europa. Sebab, mereka yakin jika UEFA akan mengutamakan anggotanya untuk menjalani kompetisi domestik terlebih dahulu. Ditambah lagi, UEFA hingga kini masih belum menemukan format yang tepat untuk lanjutan Liga Champions dan Liga Europa.