Buaksib.com – Hubungan antara Maurizio Sarri dengan timnya, Juventus, sepertinya sudah akan segera selesai. Pasalnya, sang pelatih dikabarkan kini mempunyai potensi untuk dipecat oleh manajemen Bianconeri pada musim panas mendatang.

Belum Genap Semusim, Apakah Maurizio Sarri akan Dipecat?
Maurizio Sarri, pelatih Juventus.

 

Sarri sendiri bergabung dengan Juventus pada tahun 2019 lalu. Dia menjadi pelatih untuk menggantikan Max Allegri yang memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih Si Nyonya Tua.

Arsitek yang kini berusia 61 tahun tersebut mendapat kontrak bersama Juventus dengan durasi yang cukup Panjang. Dia dipercaya untuk melatih klub yang bermarkas di Turin tersebut hingga tahun 2022 yang akan datang.

Akan tetapi, Gazzetta dello Sport, mengabarkan jika karir Maurizio Sarri di Turin bisa jadi akan berakhir lebih cepat dari kontraknya. Sebab, dia terancam akan dipecat oleh manajemen Juventus pada musim panas mendatang.

Maurizio Sarri Mulai Diragukan

Masih dalam laporan yang sama, manajemen Juventus ternyata sudah mulai kehilangan kepercayaan kepada sang pelatih.

Rasa ragu mereka muncul usai Bianconeri kalah pada pertadingan partai final Coppa Italia musim ini. Mereka melihat jika sang pelatih sekelas Maurizio Sarri semestinya bisa mengantarkan Juventus mengalahkan Napoli kemudian meraih juara.

Kemudian, beberapa pemain Juventus juga dikabarkan mulai kehilangan rasa percaya kepada sang pelatih. Maka dari itu, posisi dia saat ini cukup rawan di Turin.

Akan tetapi, laporan tersebut juga mengatakan jika Maurizio Sarri masih akan diberikan kesempatan untuk bisa menyelamatkan karirnya.

Ada dua cara yang bisa dilakukan oleh sang pelatih. Yang pertama adalah dia harus bisa membuat Juventus bisa mempertahankan gelar juara Serie A mereka musim ini.

Selain itu, dia juga bisa tetap dipertahankan sebagai pelatih jika dia berhasil mempersembahkan trofi juara Liga Champions.

Pada saat ini, posisi Si Nyonya Tua sendiri masih duduk di peringkat pertama klasemen sementara Serie A musim 2019/2020. Akan tetapi, mereka juga sedang dikejar oleh dua klub yang duduk diperingkat kedua dan peringkat ketiga, Lazio dan Inter Milan.