Buaksib.com – Legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona dikabarkan meninggalkan dunia pada tanggal 25 November 2020 di Tigre, Buenos Aires, Argentina. Kepergian Maradona meninggalkan duka bagi seluruh pecinta sepakbola. Para petinggi klub Jerman, Bayern Munchen tak ketinggalan ikut mengucapkan belasungkawa pada pemenang Piala Dunia 1986 tersebut.

Belasungkawa Bayern Atas Meninggalnya Diego Maradona
Diego Maradona dan Karl-Heinz Rummenigge – (fcbayern.com)

Para Petinggi Bayern Merasa Kehilangan

Kematian Diego Maradona meninggalkan duka sekaligus kenangan bagi para pecinta sepakbola serta orang-orang yang mengenalnya. Para petinggi Die Roten juga diketahui punya kenangan indah bersama sang legenda. Selepas kematian Maradona, para petinggi tersebut kompak memberikan ucapan bela sungkawa.

Maradona memenangkan Piala Dunia 1986 setelah menaklukkan Jerman Barat dengan skor 3-2 di partai final. Kapten Jerman Barat kala itu adalah Karl-Heinz Rummenigge. Dikutip dari laman web resmi Bayern, Rummenigge mengaku bangga pernah menghadapi Maradona. Menurut sang CEO Bayern, dunia sepakbola kini kehilangan salah satu legenda terhebatnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh presiden Bayern, Herbert Hainer. Mantan CEO Adidas ini mengatakan bahwa Maradona adalah seorang jenius sepakbola yang selalu mempesona. Bahkan, di era sekarang, namanya masih terus harum di seluruh dunia. Hainer mengatakan bahwa Bayern dan seluruh dunia sepakbola merasa kehilangan atas kepergian sang legenda.

Sementara itu, kiper legendaris yang juga salah satu pejabat Bayern, Oliver Kahn mengaku terkejut atas kepergian Maradona yang dirasa mendadak. Seperti halnya Hainer, Kahn juga menyebut Maradona sebagai seorang jenius ketika berada di lapangan. Kahn juga mengungkapkan bahwa Maradona adalah orang yang penyayang.

Hansi Flick Ikut Sedih

Selain menjadi legenda Argentina, Maradona juga dikenal sebagai salah satu legenda klub asal Italia, Napoli. Ia pernah mengantar klub asal Naples meraih gelar UEFA Cup 1989, dan di tahun yang sama, Napoli berjumpa Bayern di partai semifinal. Maradona pernah berada satu lapangan dengan pelatih Bayern saat ini, Hansi Flick.

Dilansir dari laman web resmi Bayern, Flick mengungkapkan kesedihannya atas kepergian salah satu pemain terbaik dunia yang begitu cepat. Flick menuturkan bahwa Maradona adalah pemain yang sangat tenang menghadapi segala situasi. Baginya, legenda asal Argentina tersebut adalah seorang seniman dan pesepakbola yang hebat.

Duka Dunia Sepakbola

Diego Maradona sendiri lahir pada tanggal 30 Oktober 1960 di Lanús, Buenos Aires dan meninggal di usia 60 tahun. Sepanjang karirnya, ia pernah memperkuat sejumlah tim raksasa, termasuk Barcelona dan Napoli. Setelah kematiannya karena serangan jantung di kediamannya, seluruh pecinta sepakbola berduka.

Naples dan Buenos Aires barangkali menjadi dua kota yang paling berduka atas kepergiannya. Buenos Aires merupakan kota kelahirannya, sementara Naples merupakan kota di mana Maradona mencapai era keemasan. Ia memenangkan sepasang gelar Serie A bersama Napoli yang menjadi sepasang gelar Serie A terakhir tim asal kota Naples.