Bukasib.com – Alexandre Lacazette perlahan mampu membuktikan bahwa dirinya masih belum habis. Terbaru, bomber asal Prancis itu berhasil mencetak gol krusial untuk membantu The Gunners meraih kemenangan.

Alexandre Lacazette vs Wolves
Selebrasi Alexandre Lacazette usai bobol gawang Wolves

 

Arsenal sukses menaklukan Wolverhampton dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan Premier League 2021/22, Jumat (25/02) dini hari WIB. Kemenangan ini diraih oleh The Gunners dengan susah payah karena mereka nyaris menelan kekalahan.

Tim tamu justru mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-10. Sepanjang pertandingan, anak asuh Mikel Arteta nampak begitu kesulitan membongkar pertahanan rapat Wolverhampton. Baru pada menit ke-82 Nicolas Pepe akhirnya sukses mencetak gol penyama kedudukan.

Ketika semua orang mengira laga akan berakhir imbang, Alexandre Lacazette muncul sebagai pembeda. Ia melepaskan tembakan yang memaksa kiper Wolves, Jose Sa membuat gol bunuh diri pada menit ke-90+5. Selang beberapa detik dari gol tersebut, wasit meniup peluit berakhirnya pertandingan, dramatis!

Pujian untuk Alexandre Lacazette

Performa Lacazette pada laga ini patut untuk mendapatkan pujian. Kendati banyak membuang peluang, semangat juang pemain berusia 30 tahun itu begitu nampak dengan terus mengejar bola. Pada akhirnya ia sukses menciptakan peluang dan terciptalah gol kemenangan Arsenal.

“Di menit ke-85 ketika saya melihat striker kami mengejar full-back mereka di sudut lapangan, merebut bola, bermain, terus mencoba, bertarung, melewatkan satu peluang, dua peluang, dan mencoba lagi. Saya bisa apa?” ujar Arteta di situs resmi klub.

“Saya hanya bisa memuji dia dan mencoba membantu dia semaksimal mungkin. Pada akhirnya dia berhasil mendapatkan hadiah atas usahanya.”

Arteta melanjutkan bahwa gol Alexandre Lacazette itu sangat penting bagi anak asuhnya. Sebab, gol itu membuat para penggawa Arsenal mendapatkan suntikan kepercayaan diri, bahwa semangat mereka berhasil membuahkan hasil memuaskan.

“Gol itulah yang kami butuhkan sebagai tim. Sekarang kami membangun tim dengan banyak pemain muda dan pemain-pemain baru. Mereka akhirnya merasakan langsung pengalaman seperti itu,” sambung Arteta.

“Saya sangat puas ketika ada satu pemain yang membuat kesalahan dan berujung kebobolan, lalu tim bekerja bersama membereskan itu hingga memenangi pertandingan,” tutup eks asisten Pep Guardiola.