Buaksib.com – Bek RB Leipzig, Angelino angkat bicara terkait pembagian grup timnya di Liga Champions 2020/21 ini. Ia merasa bahwa Die Roten Bullen tak perlu merasa gentar karena akan berada satu grup dengan raksasa Premier League, Manchester United.

Bek RB Leipzig, Angelino
Bek RB Leipzig, Angelino

 

UEFA telah mengadakan undian fase grup Liga Champions musim ini. RB Leipzig selaku wakil dari Jerman menempati grup H. Grup ini bisa disebut sebagai grup neraka di gelaran UCL musim ini karena dihuni oleh Paris Saint-Germain, Manchester United, dan Istanbul Basaksehir. Keempat tim itu harus berebut dua tiket ke babak 16 besar yang tersedia.

Kendati masuk ke dalam grup neraka, Angelino menilai RB Leipzig tak perlu merasa inferior. Sang bek menilai tim-tim penghuni Grup H masih bisa ditaklukan.

Kans RB Leipzig Lolos Fase Grup

RB Leipzig berada satu grup dengan Manchester United yang notabene merupakan salah satu raksasa Inggris. Namun, Angelino menilai bahwa timnya tak perlu takut berhadapan dengan klub berjuluk Setan Merah itu. Menurutnya, Manchester United saat ini bisa dibilang sebagai tim yang tidak konsisten sehingga sangat mungkin untuk dikalahkan.

“Apa yang saya lihat dari Manchester United sejauh ini, mereka terkadang bermain seperti tim kelas dunia. Namun, terkadang mereka bermain biasa saja. Jadi, kami tidak perlu takut berhadapan dengan mereka,” ujarnya kepada RBLive.

Ketimbang Manchester United, Angelino menilai RB Leipzig seharusnya lebih mewaspadai kontestan lain di grup H, yakni Paris Saint-Germain. Klub berjuluk Les Parisiens tersebut adalah tim yang mengalahkan mereka di semifinal Liga Champions musim lalu.

“Sejujurnya saya tidak tahu banyak mengenai Basaksehir. Namun, kami tahu betul Paris dari pertandingan semifinal di Lisbon,” ujarnya.

Pada matchday pertama Liga Champions 2020/21, RB Leipzig akan berjumpa dengan Istanbul Basaksehir terlebih dahulu. Mereka akan berhadapan dengan Manchester United di matchday kedua pada tanggal 29 Oktober mendatang.

Die Roten Bullen bertekad untuk kembali tampil impresif di ajang antarklub paling bergensi se-Eropa itu. Di musim 2019/20 lalu, mereka nyaris merebut trofi UCL pertama mereka sepanjang sejarah andai tak ditaklukan PSG di babak semifinal.