Buaksib.comPersebaya Surabaya kini sudah menambah lagi kekuatannya di lini serang sayap dengan mendatangkan pemain muda dari Persela Lamongan, Muhammad Hambali Tolib. Dia sendiri didatangkan lewat proses transfer.

Begini Nasib Osvaldo Haay setelah Hambali Tolib ke Persebaya
Osvaldo Haay.

 

Datangnya Hambali Tolib sendiri kini memunculkan banyak spekulasi terkait nasib Osvaldo Haay. Pemain yang berasal dari Makassar tersebut punya peran yang bisa dibilang sama dengan mantan pemain sayap Persipura Jayapura tersebut.

Sekertaris, Persebayam Ram Surahman, saat ditanyai hal itu justru seperti memberi isyarat jika mereka akan melepas pemain yang berasal dari Papua tersebut. Hal ini karena tawaran yang diberikan manajemen kirang mendapat sambutan yang baik.

“Osvaldo itu sudah pernah kita ajak ketemu, sama pelatih juga. Kita beri opsi untuk bertahan,” jelas Ram Surahman kepada awak media.

“Tetapi, sebagaimana disampaikan coach Aji (Santoso), Osvaldo sendiri salah satunya ingin cari tantangan di luar Persebaya, kita hormati,” tambahnya.

Persebaya Cari Pemain yang Mau All Out

Pria yang pernah menjadi jurnalis olah raga tersebut mengatakan jika Persebaya tak akan mempertahankan pemain yang hatinya sudah tidak untuk Persebaya. Jadi bisa dibilang pemain tersebut akan bermain setengah hati dan tidak akan all out.

“Intinya kan kalau kita ini dengan pemain, tawaran sudah diberikan terus kemudian hatinya tidak sreg untuk bersama ya sudah artinya tidak ada kecocokan,” jelasnya.

Disisi lain, dengan bergabungnya Hambali Tolib, maka posisi sayap Persebaya menjadi semakin lengkap. Pada saat sebelumnya, Bajul Ijo sudah merekrut Irfan Jaya, Oktafianus Fernando, Bayu Nugroho dan Mohammad Supriadi.

Padukan Dua Komponen Saat Latihan

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, sendiri akan selalu berusaha memadukan kondisi fisik dengan pemahaman visi bermain. Hal ini supaya anak asuhnya tak hanya mampu bermain bola dengan baik, tapi juga didukung dengan fisik yang bagus juga.

“Dua komponen ini yang tidak bisa terpisahkan. Saya kepingin mereka main bagus, mainnya pintar, tapi tenaganya kuat,” ucap Aji Santoso.

Selain itu, untuk bisa mendukung keberhasilannya untuk mengasah dua komponen tersebut, Persebaya menggelar latihan dua kali selama di Jogja, yaitu pagi dan sore.