Buaksib.comBayern Munchen telah memenangkan perburuan bek sayap kanan Ajax Amsterdam, Noussair Mazraoui. Pemain internasional Maroko tersebut sebelumnya bebas menjalani negosiasi dengan pihak manapun setelah kontraknya habis di akhir Juni mendatang.

Bayern Munchen Sah Datangkan Noussair Mazraoui
Noussair Mazraoui

Klub kebanggaan masyarakat Bavaria ini berlomba dalam memburu tanda tangan sang bek dengan klub besar Eropa lainnya yakni Barcelona. Keduanya saling melayangkan tawaran hingga Noussair Mazraoui memutuskan pilihannya kepada Bayern Munchen.

Noussair Mazraoui Tolak Barcelona

Bayern Munchen dan Noussair Mazraoui menyepakati kontrak jangka panjang dalam durasi empat musim permainan. Total nilai kontraknya berjumlah 32 juta Euro dengan semusimnya sang pemain menerima 8 juta Euro gaji.

Sebelumnya di Ajax Amsterdam, bek yang menimba ilmu sepak bola di Alphense tersebut memiliki pendapatan sebesar 572 ribu Euro. Jumlah gaji tersebut adalah yang tertinggi karena gajinya setiap tahunnya terus bertambah.

Sementara Barcelona sebelumnya pernah menawarkan gaji sebesar 5 juta Euro dan durasi kontrak selama lima musim. Akan tetapi pemain yang lahir di Kota Leiderdorp tersebut akhirnya menolak tawaran tersebut.

Menurut berita yang berhembus, Barcelona pada awalnya sangat yakin dapat mengamankan jasa sang pemain di Camp Nou. Dimana hubungan antara Ajax Amsterdam dan El Barca begitu erat. Pemain yang bersinar di klub ibukota Belanda tersebut sering hijrah ke Catalan.

Johan Cruyff, Ronald Koeman, dan yang kini ada nama Frenkie De Jong adalah bukti eratnya hubungan antara kedua klub. Akan tetapi Noussair Mazraoui memilih jalannya sendiri dan tidak mengikuti nama para seniornya.

Bersaing dengan Benjamin Pavard

Kedatangan Noussair Mazraoui membuat sisi kanan pertahanan Bayern Munchen semakin penuh. Sebelumnya terdapat nama-nama seperti Benjamin Pavard, Josip Stanisic dan Bouna Sarr di posisi tersebut. Bahkan Joshua Kimmich juga terkadang diturunkan sebagai bek kanan.

Kemungkinan Julian Nagelsmann sebagai pelatih akan memutuskan untuk memainkan Joshua Kimmich sebagai gelandang. Lalu dua nama selanjutnya berpotensi hengkang keluar dari Allianz Arena pada jendela transfer mendatang.

Josip Stanisic berpeluang dipinjamkan mengingat usianya yang masih berada di angka 22 tahun. Sementara Bouna Sarr akan dijual karena usianya tidak menjamin dirinya bisa bermain di masa yang akan datang.

Maka tinggal Benjamin Pavard yang menjadi bek kanan andalan Bayern Munchen sebagai pesaing utamanya. Di awal-awal musim dipastikan Noussair Mazraoui akan banyak belajar dari bek kanan internasional Prancis tersebut.

Terlebih dirinya kurang memiliki pengalaman bila dibandingkan dengan Benjamin Pavard. Dimana pengalamannya hanya berkutat di Eredivisie saja dan bermain di Bayern Munchen adalah kali pertamanya bermain di liga domestik lain.

Pemain Versatile

Selain dimainkan sebagai bek sayap kanan, Noussair Mazraoui juga bisa dimainkan di posisi lain. Dirinya bisa disebut sebagai pemain versatile. Bila diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, pemain tersebut bisa disebut pemain multifungsi atau pemain serba bisa.

Posisinya sama dengan Joshua Kimmich yakni bisa bermain sebagai seorang gelandang baik gelandang bertahan atau tengah. Tidak menutup kemungkinan di musim depan, Julian Nagelsmann bisa menugaskannya mengawal lini tengah Bayern Munchen.