Buaksib.com – Sempat menjabat sebagai orang nomor satu di Barcelona, Josep Maria Bartomeu dianggap menjadi dalang dari kekisruhan yang melanda tim asal Catalan ini. Ia juga dianggap hanya meninggalkan hutang serta masalah.

Bartomeu Dianggap Mewariskan Hutang Dan Masalah
Josep Maria Bartomeu

Pada bulan Oktober 2020 lalu Bartomeu resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden utama Barcelona. Lengsernya Bartomeu terjadi setelah gelombang keraguan atas kepemimpinannya kian menjadi-jadi. Setelah mendapatkan kecaman dari berbagai kalangan, akhirnya dia memutuskan untuk undur diri sebelum mengetahui hasil pemilihan berikutnya.

Kepergian mantan presiden Barcelona ini memang sudah tidak bisa terelakkan lagi, bahkan bisa dibilang terlambat. Saat itu pria 58 tahun ini sudah terlibat konflik dengan sang mega bintang, Lionel Messi dalam beberapa tahun terakhir sebelum dirinya mengundurkan diri.

Selain masalah dengan La Pulga, ternyata Bartomeu meninggalkan tiga warisan fatal untuk keluarga besar skuad Blaugrana. Ketiga hal tersebut terjadi di beberapa sektor seperti bidang olahraga, ekonomi, maupun bidang institusional. Singkat cerita Barcelona saat ini bobrok akibat ulah sang presiden beserta bawahannya.

Manajemen yang Buruk

Satu hal yang menjadi warisan merugikan dari Josep Maria Bartomeu adalah hutang yang menumpuk. Baru-baru ini manajemen Barcelona dibawah kepemimpinan Joan Laporta mengkonfirmasikan jika klubnya memiliki hutang sebesar 1,35 miliar Euro dan saldo mereka kedapatan mengalami minus sampai 481 juta Euro.

Akan tetapi apa yang ditinggalkan Bartomeu ternyata lebih dari hanya sekedar hutang. Dia juga mewariskan manajemen yang buruk sehingga mengakibatkan klub berada dalam situasi yang beresiko. Sebagai seorang mantan presiden Barcelona, Bartomeu bisa dikatakan kurang bertanggung jawab.

Tidak hanya hal tersebut di atas, cara kerja dari Bartomeu dan staff kerjanya bisa dibilang sangat menyedihkan. Setiap keputusan yang mereka hasilkan nampaknya diambil tanpa mempertimbangkan masa depan yang akan dialami klub.

Bahkan ada yang menilai jika mereka hanya mementingkan uang di atas segalanya. Padahal jika dilihat dari budaya yang sudah tertanam di dalam keluarga besar Barcelona, tim ini terkenal memiliki tradisi yang luar biasa. Akan tetapi semua tradisi yang sudah mengakar kuat di dalam tubuh Barcelona dirusak dengan mudahnya oleh Bartomeu.

Laporta Membenahi Kekacauan Bartomeu

Semua masalah yang terjadi akibat ulah presiden terdahulu, saat ini menjadi beban utama untuk presiden baru agar bisa segera dibenahi. Dalam hal ini yang kena imbasnya adalah Joan Laporta yang terpilih menjadi pengganti Bartomeu melalui pemilihan yang sudah berlangsung awal tahun 2021 ini.

Laporta yang menjabat untuk kedua kalinya sudah mendapatkan kepercayaan dari para pendukung skuad Blaugrana untuk bisa membenahi kekacauan di tim asal Catalan ini. Sampai saat ini Barcelona memang tengah berada dalam proses pemulihan. Hal ini terlihat ketika Joan Laporta mulai melepas beberapa pemain ditambah memotong gaji beberapa pemain lainnya.

Dari segi transfer pemain, Barcelona juga kedapatan hanya mendatangkan pemain baru dengan gratis. Menurut Laporta, proses ini akan berlangsung dalam rentang waktu empat sampai lima tahun kedepan.