Buaksib.com – Setelah memangkas harga jual Ousmane Dembele, Barcelona kembali mengambil keputusan yang cukup ekstrim. Mereka dikabarkan telah menurunkan banderol salah satu gelandang terbaiknya, Philippe Coutinho. Tak main-main, Blaugrana memotong klausul pelepasan pemain asal Brazil tersebut hingga 50 persen dari harga sebelumnya.

Barcelona dikabarkan telah menurunkan banderol Philippe Coutinho, tak main-main, Blaugrana memotong klausul pelepasan hingga 50 persen dari harga sebelumnya
Philippe Coutinho

Barcelona Butuh Dana Cepat

Barcelona disebut sebagai tim yang gila dalam aktivitas transfer musim ini. Mereka dikabarkan akan merombak hampir 90 persen skuad yang ada saat ini.

Itu artinya, tim besutan Quique Setien tersebut akan menjual banyak pemain pada bursa transfer musim panas tahun ini. Sebagai gantinya, mereka kabarnya akan mendatangkan sejumlah pemain bintang untuk menghuni skuad inti musim depan.

Sayangnya, di tengah kebutuhan yang kian mendesak, Barcelona hingga kini belum bisa menjual satu pun pemainnya. Padahal, di sisi lain mereka juga harus segera menebus klausul pelepasan pemain incarannya seperti Lautaro Martinez dan Miralem Pjanic.

Untuk itu, manajemen Blaugrana berani mengambil langkah riskan dengan memotong harga jual beberapa pemainnya. Salah satu yang menjadi korban adalah Coutinho.

Dilansir dari media The Mirror, Pemain 27 tahun tersebut kabarnya akan dijual seharga 71 juta euro pada musim panas nanti. Nilai tersebut turun drastis dari jumlah uang yang dikeluarkan Barcelona saat pertama kali mendatangkan Coutinho dari Liverpool seharga 142 juta euro.

Barcelona sadar akan kondisi finansial beberapa klub yang terganggu akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai hingga detik ini. Mereka berharap, dengan menurunkan harga pemainnya, klub-klub di luar sana lebih tertarik untuk membelinya.

Gagal Buktikan Kualitas

Coutinho pertama kali datang ke Barcelona pada awal tahun 2018 silam. Ia datang ke Camp Nou sebagai bintang yang dielu-elukan oleh para penggemarnya. Dengan biaya transfer yang fantastis, Coutinho diyakini akan membawa El Barca kembali meraih kejayaan di level internasional.

Namun, setelah 2 tahun berlalu, keadaan justru berbalik. Coutinho kini terbuang dan dianggap gagal bersinar bersama Barcelona. Perannya di sisi kiri penyerangan Barcelona dinilai tidak mampu mendukung pergerakan Lionel Messi dan Luis Suarez.

Selama satu setengah musim berseragam Barcelona, Coutinho hanya mampu menceploskan 13 gol dari 52 pertandingan di La Liga. Kedatangan Antoine Griezmann pada awal musim 2019/2020 semakin mengancam posisinya di skuad utama Blaugrana.

Alhasil, Coutinho kemudian dipinjamkan ke Bayern Munchen selama semusim pada Juli 2019. Bersama Die Roten, performa Coutinho sebenarnya tidak bisa dibilang buruk. Namun, penampilannya dianggap tidak terlalu menonjol di antara sejumlah pemain bintang lain milik Bayern.

Oleh sebab itu, Bayern enggan memberi kontrak permanen kepada Coutinho dan memilih untuk memulangkannya ke Barcelona pada akhir musim nanti.

Meski begitu, Coutinho masih banyak diminati oleh beberapa klub raksasa eropa. Beberapa klub Premier League seperti Chelsea dan Newcastle United kabarnya siap memboyong mantan pemain Liverpool tersebut kembali ke Inggris.