Buaksib.com – Gerard Pique merupakan pemain asli binaan akademi La Masia. Akademi yang terkenal karena sering mengeluarkan bakat-bakat hebat pemain sepakbola. Sebelum promosi ke tim utama Barcelona, bek asal Spanyol itu terlebih dahulu bermain bagi Manchester United dan Real Zaragoza.

Barcelona Sudah Waktunya Mengganti Gerard Pique
Gerard Pique

Namun setelah menunjukkan potensinya di Manchester United, Pep Guardiola memutuskan untuk memboyong sang pemain kembali. Keputusan itu sangat tepat dilakukan Guardiola. Apalagi setelah dipasangkan dengan Carles Puyol, karir Pique semakin menanjak dan menjadi salah satu bek terbaik di Eropa. Hingga kini sang pemain masih menjadi andalan Blaugrana di lini belakang.

Pique Sudah Lamban

Saat ini pada tahun 2021, Pique sudah berumur 34 tahun. Dia telah bermain untuk Barcelona selama 13 musim berturut-turut lamanya. Namun sang pemain itu tetap menjadi andalan di timnya sampai di pertandingan terakhir kemarin. Laga melawan Paris Saint-Germain kemarin merupakan pertandingan ke-554 nya untuk Blaugrana.

Sebelumnya pemain yang dijuluki Piquenbauer itu mengalami cedera ligamen saat bertemu Atletico Madrid di Liga Spanyol. Dia pun absen di 23 pertandingannya untuk Blaugrana. Alhasil bek dari Barcelona B, Oscar Mingueza pun dipanggil oleh Ronald Koeman.

Namun sebelum pertandingan melawan PSG, dirinya mendapat lampu hijau dari tim medis dan dapat dimainkan kembali. Dirinya pun kembali diturunkan di lini pertahanan bersama kompatriotnya, Clement Lenglet. Situasi yang sama dengan beberapa tahun silam pun terjadi, seperti situasi saat melawan AS Roma, Liverpool dan Bayern Munchen.

Kejadian itu terjadi kembali bagaikan de javu, di pertandingan melawan PSG kemarin. Mereka dilumat PSG dengan skor 1-4 dengan pemain mudanya, Mbappe mencetak hattrick. Sepertinya Barcelona tidak pernah belajar dari kesalahan.

Satu hal yang memang darurat bagi tim ini adalah faktor lini pertahanan yang amburadul. Koneksi antar pemain di lini belakang masih belum cukup kuat. Ditambah lagi mereka masih mengandalkan pemain veteran seperti Pique.

Usia mantan bek timnas Spanyol itu sudah uzur dan sudah sangat lamban bila disuruh untuk mengejar pemain-pemain cepat seperti Mbappe. Dia juga kewalahan bila berduel dengan pemain-pemain muda yang memiliki fisik yang prima. Sudah saatnya bila dia digantikan dengan pemain yang lebih muda namun punya potensi yang bagus.

Barcelona Harus Apa

Bagi kandidat calon presiden yang akan terpilih nanti wajib untuk menyelesaikan permasalahan yang membuat Barcelona sangat menderita belakangan ini. Zona pertahanan harus dirombak total jika masih ingin menjadi tim terbaik di Eropa dan Spanyol.

Era kepemimpinan Josep Maria Bartomeu memang sangat payah, dirinya hanya mementingkan bisnis dan bukan prestasi. Pemain-pemain mahal banyak dibeli yang belum tentu cocok untuk tim. Hasilnya, perlahan-lahan Barcelona mulai kewalahan melawan tim top Eropa. Hingga kini mereka pun kewalahan melawan tim-tim Liga Spanyol.

Namun di tengah keterpurukan itu, muncul potensi-potensi pemain belakang yang dimiliki Barcelona sekarang seperti Ronald Araujo dan Oscar Mingueza. Mereka haruslah dipertahankan dan diasah secara maksimal oleh sang pelatih.

Pada musim depan dikabarkan Eric Garcia dipercaya akan diboyong ke Camp Nou. Siapapun pelatih Blaugrana musim depan haruslah memanfaatkan Eric ditambah bek-bek muda sekarang. Pique sudah saatnya digantikan oleh pemain-pemain muda itu.