Buaksib.com – Barcelona saat ini tengah mengalami fase perubahan yang sangat mengerikan. Klub asal Catalan ini diketahui mulai menunjukkan tajinya dengan mencetak empat gol ke gawang lawan dalam rentang tiga kemenangan beruntun.

Alasan Barcelona Kini Kembali Garang
Xavi

Barcelona Bertaji Karena Xavi

Masih teringat jelas dalam ingatan ketika Barcelona mampu melumat Athletic Bilbao dengan skor akhir 4-0 tanpa balas. Kemenangan ini terjadi di laga pekan ke-25 lanjutan dari kompetisi Liga Spanyol, Senin (28/2) kemarin. Hasil ini seakan menebus kekalahan di akhir Januari 2022 lalu ketika skuad Blaugrana tumbang 3-2 atas Athletic Bilbao.

Kehadiran Xavi di tengah musim ini memang menjadi kunci utama kesuksesan Barcelona dalam beberapa laga terakhir. Sebut saja kemenangan 4-2 atas Atletico Madrid bulan lalu yang membuat tim ini masuk ke peringkat empat besar. Belum lagi ketika tim ini menumbangkan Napoli dengan agregat 3-5 dan membuat tim ini mendapatkan satu tiket di babak 16 besar Liga Europa.

Kehadiran pelatih pengganti Ronald Koeman ini benar-benar memberikan dampak instan untuk skuad Blaugrana. Tidak hanya membawa perubahan dari segi taktik, tetapi juga mental dan tentunya aura positif di salam ruang ganti mereka. Ternyata hal inilah yang dilakukan Xavi kepada Barcelona sehingga tim ini mampu kembali menjadi lawan yang mengerikan.

Kembalikan Identitas Tim

Xavi bukanlah sosok baru dalam keluarga besar Barcelona. Pelatih 46 tahun ini adalah seorang legenda untuk tim asal Catalan ini. Sebagai seorang mantan pemain, dia tahu betul apa yang diinginkan dan juga dibutuhkan Barcelona saat ini. Sekembalinya ke Camp Nou, sang pelatih langsung mengembalikan identitas asli dari tim ini.

Identitas yang dimaksud adalah gaya bermain tiki-taka yang sempat membawa tim ini memasuki masa keemasannya. Xavi mengembalikan tradisi bermain bola dari kaki ke kaki. Bukan hanya sekedar untuk saling bertukar umpan, namun juga untuk mengacaukan struktur pertahanan lawan.

Skema Triangle Pass

Prinsip utama dari teknik ‘Xavi Ball’ adalah skema triangle pass. Maksud dari istilah tersebut adalah ada tiga pemain membentuk formasi segitiga ketika saling melepaskan umpan. Formasi ini digunakan agar mereka menang jumlah pemain dibandingkan dengan lawan.

Biasanya skema bermain triangle pass dilakukan oleh dua orang gelandang dengan satu pemain bek sayap. Ketiganya bisa saja saling melempar umpan atau langsung dipindahkan ke sisi winger melalui sisi lapangan lain. Dalam skema ini Sergio Busquets menjadi pemain kunci. Sementara itu Pedri dan Frenkie de Jong menjalankan tugasnya dengan bergerak fleksibel di area kanan ataupun kiri untuk mencari ruang.

Skema Bertahan Barcelona

Selain formasi di atas, sang pelatih juga memakai skema pertahanan berlapis. Lapis pertama diisi oleh para pemain penyerang dan juga gelandang. Sementara lapis kedua terdiri dari Sergio Busquets dan juga empat pemain bertahan lainnya. Ada pula false winger yang dimainkan Gavi dan selalu berhasil membuka pertahanan lawan.

Selain dari segi teknik, Xavi saat ini juga memiliki segudang pemain potensial. Tidak hanya dari jebolan La Massia, namun juga pemain yang baru saja dibeli di musim dingin kemarin. Sebut saja Ferran Torres, Adama Traore, dan juga Pierre-Emerick Aubameyang.