Buaksib.com – Perseteruan di kubu tim Barcelona semakin memanas setelah pihak klub dituduh menyewa agensi public relation (PR) untuk menyerang ikon klub mereka sendiri. Hal ini membuat semakin panjangnya masalah akibat perseteruan Eric Abidal dengan Lionel Messi.

Perseteruan di kubu tim Barcelona semakin memanas setelah pihak klub dituduh menyewa agensi public relation (PR) untuk menyerang ikon klub mereka sendiri
Skuad Barcelona

Sewa Akun Media Sosial Untuk Pencitraan

Belum usai diterpa kasus pemain cedera, kini raksasa La Liga Barcelona kembali diterpa kabar miring yang kurang mengenakkan. Hal ini karena pihak klub dituding telah menyewa sebuah perusahaan PR bernama ‘I3 Ventures’ untuk menyerang ikon klub mereka sendiri.

Seperti dilansir dari media Marca, insiden terakhir yang melibatkan perusahaan pendengung ini adalah perseteruan yang belum selesai antara direkrut olahraga Barcelona, Eric Abidal dengan Messi. Buzzer yang disewa Barcelona ini juga bertugas menyerang Messi dan Pique yang saat ini mempunyai pendapat yang bertentangan dengan klub.

Dikabarkan perusahaan PR tersebut dibayar oleh pihak klub untuk membersihkan nama presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu di media sosial seperti Twitter dan Facebook akibat pemecatan sang manajer lama Ernesto Valverde pada November 2019 silam.

Legenda Barcelona Tak Luput Jadi Korban

Dalam sebuah podcast dengan judul ‘Que t’hi jugues’ di media Cadena SER  membicarakan kebusukan di dalam kubu Barcelona ini. Menurut laporan media diatas bahwa perusahaan yang sudah disewa manajemen Blaugrana kurang lebih sudah mengelola 100 akun di dua media sosial ternama seperti Twitter dan Facebook.

Tugas dari 100 akun bayaran tersebut adalah untuk menyerang beberapa orang di media sosial seperti Lionel Messi, Pep Guardiola, Gerrad Pique, Xavi, Puyol, bahkan Joan Laporta. Untuk Messi, dia sempat diberondong serangan di media sosialnya saat dirinya memutuskan untuk menunda perpanjangan kontraknya. Sedangkan di posisi lain, Gerard Pique sempat dihujat gara-gara lebih mementingkan terjun ke dunia bisnis ketimbang sepak bola. Termasuk keterlibatannya dalam Piala Davis.

Sosok lain yang diyakini juga terkena imbasnya adalah calon presiden Barcelona mendatang. Victor Font yang semula akan menjadi calon Presiden selanjutnya di pemilihan 2021 mendatang juga terkena getah dari permasalahan ini.

Semua Tertuju Pada Bartomeu

Dari sederet serangan yang dilancarkan akun-akun bayaran tersebut kini mengerucut ke nama Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu. Tujuan utama mereka adalah untuk membangun citra bagus dari Bartomeu. Skandal baru ini juga menambah sederet masalah yang menimpa klub asal Catalan musim ini.

Namun saat ditanya mengenai akun-akun Buzzer tersebut, pihak manajemen klub menolak rumor tersebut. Mereka menegaskan jika mereka tidak terlalu memperhatikan konten dari unggahan-unggahan dari beberapa akun tersebut.

Pemecatan Ernesto Valverde pada November 2019 lalu masih menyisakan luka bagi tim. Selain karena mendadak, pihak manajemen dikabarkan juga menyalahkan semua punggawa Barcelona. Namun keputusan untuk merekrut Quique Setien sebagai entrenador baru juga belum memperlihatkan kemajuan yang cukup signifikan. Malah terlihat mengalami kemunduran.

Hal ini terlihat dari penampilan Blaugrana akhir-akhir ini yang belum konsisten. Bahkan masalah ini belum selesai, mereka harus kehilangan dua penyerang andalan mereka yakni Ousmane Demebele, dan Luis Suarez. Situasi ini semakin menambah penderitaan yang dialami skuat Blaugrana.