Buaksib.com – Manajer pelatih Juventus, Andrea Pirlo, mengatakan jika dirinya tak akan memberikan denda ataupun sanksi kepada Cristiano Ronaldo. Hal itu tak lepas dari tingkahnya yang membanting jerseynya setelah berhadapan dengan Genoa.

Banting Jersey Juve, Cristiano Ronaldo Dihukum Gak Ya?
Cristiano Ronaldo.

 

Si Nyonya Tua bertanding melawan Genoa di laga pekan ke-30 Serie A 2021. Mereka unggul dua gol di babak pertama lewat gol yang dicetak oleh Dejan Kulusevski dan Alvaro Morata.

Kemudian, di babak kedua, Genoa sempat punya harapan keluar dari pertandingan itu dengan mengantongi poin. Pasalnya, mereka berhasil mencetak gol lewat aksi Gianluca Scamacca.

Namun, pada akhirnya Juventus berhasil menambah keunggulannya lewat aksi Weston McKennie. Sehingga pertandingan berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Juve.

Cristiano Ronaldo Marah?

Setelah pertandingan kontra Genoa selesai, Ronaldo terlihat marah. Dia diketahui melepas jerseynya dan membantingnya ke tanah.

Sang pelatih lalu memberikan sebuah pembelaan kepada Cristiano Ronaldo. Dia mengakui hal itu cukup lumrah Ronaldo marah karena gagal mencetak gol di laga kontra Genoa tersebut.

“Itu normal ia ingin mencetak gol, terutama ketika pertandingan semakin rumit, karena ia adalah seorang juara dan selalu ingin menunjukkan kemampuannya,” tutur Pirlo pada Sky Sport Italia.

Pirlo juga mengatakan jika dirinya tak akan memberikan sanksi apapun kepada sang penyerang atas aksinya tersebut. Begitu juga dengan pihak manajemen Juventus, mereka tak akan memberikan sanksi.

“Saya kira tidak. Ia kesal seperti yang terjadi pada pemain lain juga,” ucap Pirlo.

“Permainan telah usai dan itu normal ia merasa gugup. Saya tidak berpikir klub atau pelatih akan mendenda dirinya,” seru Pirlo.

Dengan kemenangan yang mereka raih, maka Si Nyonya Tua saat ini mengantongi 62 poin dari 30 pertandingan. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan hanya terpaut satu angka dari AC Milan yang berada di peringkat kedua.

Di musim ini, peluang Juventus untuk bisa meraih scudetto sudah hampir sirna. Padahal, sembilan musim sebelumnya, mereka selalu mendominasi gelar juara kasta tertinggi sepak bola Italia tersebut. Sehingga, target paling realistis mereka saat ini adalah empat besar untuk mendapat tiket Liga Champions.