Buaksib.comPemain Timnas Uruguay, Edinson Cavani, resmi merapat ke La Liga tahun depan. Ia telah menyepakati kepindahannya dari klub lamanya, Paris Saint Germain menuju Atletico Madrid. Atletico sendiri mengaku mendatangkan Cavani untuk mengatasi tumpulnya lini serang mereka musim ini.

Pemain Timnas Uruguay, Edinson Cavani, resmi merapat ke La Liga tahun depan. Ia telah menyepakati kepindahannya dari klub lamanya PSG menuju Atletico Madrid
Edinson Cavani

Sedangkan bagi Cavani, kepindahannya ke Spanyol merupakan angin segar. Sebab, musim ini dirinya tak mendapatkan tempat di tim utama PSG pasca kedatangan Mauro Icardi dari Inter Milan. Cavani berharap mampu kembali menunjukkan ketajamannya bersama Atletico Madrid tahun depan.

Edinson Cavani Terbuang dari Paris

Edinson Cavani merupakan bomber andalan Paris Saint Germain (PSG) selama kurang lebih 6 musim lamanya. Ia didatangkan dari Napoli pada awal musim 2013/2014 seharga 64 juta euro. Pada musim pertamanya di Perancis, Cavani tak menemui masalah yang berarti. Tampil dalam 30 laga, Ia mampu mencetak 16 gol dan 2 assist.

Kariernya terus melesat bersama PSG di musim-musim berikutnya. Cavani selalu menjadi pilihan utama di lini depan dan menjadi bomber nomor satu Le Parisien. Dari 194 penampilan di Ligue Un, Ia berhasil mencetak 136 gol. Ini merupakan catatan fantastis untuk seorang striker. Bahkan Ia sempat mencetak 35 gol dalam 36 pertandingan di liga pada musim 2016/2017.

Kejayaan Cavani bersama PSG luntur seiring dengan datangnya para pemain baru yang lebih muda dan lebih bertenaga. Kehadiran Mauro Icardi dari Inter Milan pada awal musim ini menjadi bencana bagi penyerang asal Uruguay tersebut.

Cavani kalah dalam bersaing untuk memperebutkan tempat di tim utama PSG. Pelatih PSG, Thomas Tuchel, lebih memilih Icardi ketimbang dirinya untuk menemani Kylian Mbappe dan Neymar di sektor depan. Musim ini Cavani hanya tampil sebanyak 8 kali di Ligue 1 dan menyumbang 2 gol.

Dijual Sebelum Kontrak Habis

Cavani dikesampingkan dan tidak lagi menjadi pilihan utama sang pelatih. Manajemen PSG pun enggan memperpanjang kontrak pemain 32 tahun tersebut.

Kontraknya di Parc de Princes akan habis pada Juli 2021 mendatang. Meski tak ingin memperpanjang kontrak Cavani, PSG juga tak mau rugi. Mereka menawarkan sang pemain kepada klub lain sebelum kontraknya habis 18 bulan kedepan.

Cavani sendiri mengaku sudah tidak betah di Paris dan ingin segera pergi dari sana. Minimnya menit bermain yang diberikan pelatih membuatnya geram.

Beruntung Atletico Madrid bergerak cepat untuk mengamankan Cavani. Atletico sepakat untuk memboyong Cavani ke Wanda Metropolitano dan mengikatnya dengan kontrak berdurasi 3 tahun. Kabarnya pemain dengan tinggi 184 cm tersebut akan merapat ke Spanyol pada awal tahun depan.

Solusi Seret Gol

Ketertarikan Atletico Madrid pada Cavani bukan tanpa alasan. Tumpulnya lini serang Los Roji Blancos menjadi masalah utama. Mereka baru mampu mencetak 20 gol dari 18 pertandingan di La Liga musim ini.

Kedatangan Joao Felix masih belum memberikan dampak positif. Diego Costa gagal menunjukkan tajinya dan bahkan harus menepi hingga beberapa bulan kedepan karena cedera punggung. Begitu juga dengan Alvaro Morata yang belum bisa maksimal musim ini. Hadirnya Cavani diharapkan mampu mengembalikan ketajaman lini depan Atletico Madrid pada paruh musim kedua nanti.