Buaksib.com – Virus Corona yang tengah mewabah di seluruh dunia kini membuat berbagai kompetisi sepakbola dunia, termasuk La Liga diliburkan. Tak kehabisan akal, para klub kontestan kemudian membuat kompetisi La Liga di dunia virtual melalui video game FIFA 20. Marco Asensio sebagai perwakilan Real Madrid berhasil membawa timnya juara di turnamen ini.

Marco Asensio sebagai perwakilan Real Madrid berhasil membawa timnya juara di turnamen La Liga Virtual pada permainan FIFA 20
Marco Asensio

Real Madrid Juara La Liga Virtual

Kompetisi La Liga yang masih menyisakan sejumlah pertandingan terpaksa ditunda sampai waktu yang belum dapat dipastikan akibat virus Corona. Hal ini membuat para pemain dan klub-klub peserta kini menganggur. Namun, untuk mengisi waktu luang, beberapa perwakilan klub peserta menggelar kompetisi La Liga virtual melalui video game FIFA 20.

Turnamen virtual ini sepertinya menjadi turnamen yang spesial bagi punggawa Real Madrid, Marco Asensio. Asensio memang hampir belum bisa merumput sepanjang musim karena cedera lutut parah yang ia derita. Namun, ia berhasil membawa Madrid menjuarai La Liga lewat turnamen FIFA 20 yang melibatkan beberapa tim La Liga, Minggu (22/3/2020).

Asensio sukses menaklukkan 17 kontestan lain dalam turnamen ini yang juga merupakan pemain aktif di La Liga. Di partai final, akhir pekan lalu, Asensio yang memakai Real Madrid berhadapan dengan pemain Leganes, Aitor Ruibal. Pertarungan antara kedua pemain ini berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan Asensio.

Media dan Para Komentator Ramaikan Turnamen

Bukan hanya menjadi sarana hiburan bagi para pemain, turnamen virtual ini juga ditujukan untuk menggalang dana guna membantu melawan virus Corona. Turnamen ini disebut menghasilkan dana sekitar 180 ribu euro atau sekitar 3,1 miliar rupiah. Kompetisisi virtual ini juga disaksikan hampir 170 ribu orang di platform streaming video game, Twitch.

Total, ada sekitar 18 klub yang berpartisipasi dalam turnamen virtual La Liga melalui videogame FIFA 20 ini. Ada dua klub yang tidak ikut serta, yakni Barcelona dan RCD Mallorca. Perwakilan kedua klub ini tidak dapat mengikuti turnamen karena keduanya merupakan partner dari pihak kompetitor game FIFA, Pro Evolution Soccer atau PES.

Beberapa media Spanyol terlihat antusias untuk menyambut turnamen virtual kompetisi La Liga. Marca dan AS contohnya. Kedua media ini menayangkan serta memublikasikan update terkini mengenai kompetisi virtual tersebut. Tak hanya itu, tiga orang komentator asal Spanyol juga ikut menjadi komentator pertandingan dalam turnamen ini.

Berawal dari Gagasan Komentator eSport

Ide awal digelarnya turnamen ini bermula dari komentator eSport asal Spanyol, Ibai Llanos. Llanos sebelumnya telah menggagas untuk menggelar pertandingan ‘Seville Derby’ yang tertunda melalui game FIFA 20. Pertandingan ini dimainkan oleh dua pemain dari masing-masing tim, yakni Borja Iglesias dari Real Betis dan Sergio Reguilón dari Sevilla.

Usai berhasil menyelenggarakan ‘Seville Derby’ di FIFA 20, Llanos kemudian menginginkan sesuatu yang lebih. Ia kemudian mendorong agar para kontestan La Liga musim ini berkompetisi secara virtual lewat game besutan EA Sport tersebut. Hal ini ternyata mendapat sambutan dari para pecinta sepakbola maupun para gamer di Negeri Matador.