Buaksib.com – Arsenal dipaksa kembali menelan pil pahit di ajang Premier League musim 2021/22 ini. Menjamu Chelsea di Emirates Stadium pada Minggu (22/08) malam WIB, The Gunners tunduk dua gol tanpa balas.

Arteta Arsenal
Mikel Arteta

 

Sebelumnya, di pekan perdana Premier League pekan lalu, Arsenal menelan kekalahan dengan skor serupa, 2-0. Bedanya, kekalahan di pekan perdana itu lebih terasa menyakitkan lantaran diderita atas tim promosi, Brentford. Kekalahan tersebut jelas diluar dugaan banyak pihak.

Pada laga melawan Chelsea kemarin, gawang Bernd Leno dibobol Romelu Lukaku pada menit ke-15. Penderitaan tim tuan rumah kian lengkap usai Reece James menggenapkan keunggulan The Blues pada menit ke-35.

Ini bukanlah hasil yang baik untuk kesehatan mental anak asuh Mikel Arteta. Apalagi mereka akan menghadapi klub besar lainnya, Manchester City di pekan ketiga Premier League.

Permasalahan Arsenal Menurut Arteta

Pada pertandingan melawan Brentford, permasalahan kreativitas menjadi momok bagi Arsenal. Kini, pada laga melawan Chelsea, Mikel Arteta memberikan pandangannya terkait jalannya pertandingan.

“Kami mengalami kesulitan untuk merebut bola kembali lebih cepat dan ketika kami menghadangnya di area yang sangat bagus, mereka bisa lolos. Kami tidak menahan mereka dengan cukup baik,” ujar Arteta kepada BBC Radio 5 Live.

“Ada momen-momen besar dalam situasi satu lawans atu menghadapi mereka, dengan tiga atau empat pemain di kotak penalti untuk mendapatkan apa yang kami mau. Mereka bisa melaluinya dengan sangat baik saat berhasil mencetak gol pertama.”

Mikel Arteta mengungkapkan bahwa anak asuhnya sudah berusaha keras untuk memberikan hasil yang diingin para fans. Apalagi, ini adalah momen perdana mereka bisa bermain di hadapan fans setelah sekian lama dipisahkan oleh pandemi COVID-19.

“Pada akhirnya ini soal hasil, kami di sini untuk memenangkan pertandingan, ingin memberi sesuatu kepada fans setelah lama tidak bermain di depan mereka. Tapi kami tidak mampu melakukan itu,” ujar Arteta.

“Saya kira Chelsea adalah tim yang lebih baik dan pantas untuk memenangkan pertandingan. Mereka menunjukkan mengapa mereka bisa menjadi juara Liga Champions musim lalu,” tutup manajer asal Spanyol itu.