Buaksib.comMikel Arteta tidak bisa banyak bicara terkait kekalahan Arsenal atas Manchester City. Manajer berusia 38 tahun tersebut mengakui jika laga tersebut berjalan tidak sesuai dengan yang ia harapkan karena cedera pemain dan blunder pemain belakang.

Manchester City 3-0 Arsenal
Mikel Arteta dan Pep Guardiola

 

 

Kamis (18/06/20) dini hari WIB, Arsenal menyambangi markas Manchester City, Etihad Stadium pada pekan ke-29 Premier League 2019/20. Sayangnya, klub berjuluk The Gunners tersebut harus takluk tiga gol tanpa balas plus kehilangan David Luiz yang menerima kartu merah. Hasil ini tentu bukan cara yang baik untuk kembali melangkah di kompetisi setelah tiga bulan jeda.

The Gunners sebenarnya tampil cukup baik di awal pertandingan. Tapi, ritme mereka terganggu karena cedera dua pemain yang sampai harus ditarik keluar. Setelah itu, pertandingan menjadi milik Manchester City dan Arsenal benar-benar dibuat tidak berdaya oleh klub asuhan Pep Guardiola tersebut.

Arsenal Kesulitan di Etihad Stadium

Mimpi buruk Arsenal dimulai ketika Granit Xhaka menderita cedera pada menit ke-7. Mikel Arteta terpaksa menarik keluar pemain asal Swiss tersebut karena tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan. Sang pelatih kemudian memasukkan Dani Ceballos dan ini merupakan pergantian pemain yang sangat dini sehingga merusak ritme permainan.

Pada menit ke-24 Arsenal harus kembali kehilangan pemain. Kali ini giliran Pablo Mari yang mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Mikel Arteta lantas memasukkan David Luiz sebagai pemain pengganti dan inilah awal bencana bagi The Gunners pada laga tersebut.

“Segalanya dimulai dengan sulit ketika kami kehilangan Granit hanya setelah satu menit. Kami mendapat beberapa momen pada 30 menit pertama dan bersaing dalam permainan, kami membuat mereka kesulitan,” ungkap Arteta di laman resmi Arsenal.

“Kami sungguh mendapatkan beberapa situasi terbuka untuk menyelesaikan peluang yang seharusnya bisa lebih baik dari apa yang kami lakukan.”

Selain badai cedera, masalah lain yang menyulitkan Arsenal adalah blunder individu pemain. Pada laga ini David Luiz tampil buruk dan membuat dua kali kesalahan fatal.

“Setelahnya, tepat sebelum paruh waktu, kami kebobolan dari blunder individu. Berikutnya, kartu merah dan penalti itu menjadi gunung besar yang harus kami daki melawan tim berkualitas,” lanjut Arteta.

“Bermain dengan hanya 10 pemain untuk 45 menit sangatlah sulit,” tandasnya.

Kekalahan ini membuat Arsenal saat ini masih tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 41 poin. Kegagalan meraih tiga poin pada laga ini juga membuat kans The Gunners untuk finish di empat besar semakin kecil.