Buaksib.comArsenal dikabarkan telah menjalin kesepakatan dengan Brighton and Hove Albion terkait transfer Ben White di bursa transfer musim panas ini. Transfer ini dirumorkan akan melibatkan dana mencapai Rp 1 triliun.

Ben White
Ben White

 

Kabar mengenai ketertarikan Arsenal terhadap Ben White sudah berhembus sejak bulan Juni lalu. The Gunners harus mencari sosok bek tengah baru menyusul kepastian hengkangnya David Luiz dari klub asal London Utara tersebut.

Ben White memang tampil cukup apik setelah kembali dari masa peminjaman bersama Leeds United. Ia menjadi sosok tak tergantikan di lini pertahanan Brighton dalam semusim terakhir. Performa apiknya itu membuat sejumlah klub top Premier League tertarik untuk meminangnya.

Selain Arsenal, pemain berusia 23 tahun tersebut juga sempat dikabarkan diminati oleh Manchester United dan Liverpool. Namun, White sepertinya lebih memilih untuk bergabung dengan Arsenal karena ada jaminan mendapat menit bermain lebih banyak. Di sisi lain, pihak The Gunners juga cukup ngebet untuk merekrut pemain asli jebolan akademi Brighton ini.

Kesepakatan Mahar Transfer Ben White

Brighton diklaim sempat menolak dua tawaran yang sebelumnya diajukan Arsenal dengan nilai transfer sebesar 40 juta Pounds dan 45 juta Pounds. Kendati demikian, pihak The Gunners tidak menyerah menghadapi situasi tersebut.

Kini, seperti dilansir oleh The Athletic, kesabaran Arsenal akhirnya membuahkan hasil. Mereka dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Brighton perihal transfer Ben White. Kesepakatan tersebut diklaim bernilai 50 juta Pounds atau setara hampir Rp 1 triliun. Nominal ini sesuai dengan permintaan awal The Seaguls.

Di musim 2020/21 kemarin merupakan debut bagi Ben White bermain di Premier League. Namun, ia justru menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Brighton dengan tampil sebanyak 39 kali di semua kompetisi.

Performa apik White membuat namanya dipanggil Gareth Southgate untuk ajang Euro 2020. Ia ditunjuk untuk menggantikan Trent Alexander-Arnold yang menderita cedera. Sayangnya, kendati Inggris melaju hingga babak final, ia sama sekali tidak mendapatkan kesempatan bermain dari Southgate. The Three Lions pun menelan kekalahan lewat adu penalti dari Italia di partai puncak sekaligus memupus harapan mereka menjuarai Euro untuk pertama kalinya.